Bidik-jurnalis.com Gowa, 8 Desember 2025 – Gerakan Pemuda & Mahasiswa Gowa Menggugat secara resmi mengumumkan rencana aksi demonstrasi besar pada 09 Desember 2025, bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia. Aksi ini merupakan bentuk seruan moral dan tuntutan publik untuk menyelamatkan marwah Kabupaten Gowa dari dugaan praktik penyimpangan yang dinilai merugikan masyarakat.
Dalam pernyataan sikapnya, massa aksi menyoroti adanya dugaan kasus korupsi dalam program PTSL yang menyeret mantan Lurah Tombolo. Mereka menegaskan bahwa dugaan tersebut harus diusut oleh penegak hukum secara transparan dan hingga tuntas, termasuk membuka kemungkinan pemeriksaan menyeluruh pada 121 desa dan 46 kelurahan se-Kabupaten Gowa yang dinilai rawan terjadi penyimpangan serupa.
Selain itu, gerakan ini juga meminta aparat penegak hukum memeriksa secara komprehensif aliran dana BAZNAS Kabupaten Gowa, sebagai bentuk kontrol publik agar pengelolaan dana umat benar-benar dipastikan tepat sasaran, transparan, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.
Para peserta aksi dalam seruannya meminta pemerintah daerah dan penegak hukum untuk menegakkan supremasi hukum setegas simbol Patung Badik di Hertasning, sebagai representasi keberanian dan integritas dalam memberantas segala bentuk penyalahgunaan wewenang di Kabupaten Gowa. Mereka menegaskan bahwa tidak boleh ada oknum maupun institusi yang kebal hukum.
Aksi ini digadang menjadi momentum konsolidasi besar para pemuda, mahasiswa, dan masyarakat sipil yang menginginkan Kabupaten Gowa bersih dari praktik korupsi dan berkomitmen menjaga masa depan daerah tetap berada di jalur kemajuan.
Jadwal aksi, pada Hari/Tanggal: Selasa, 09 Desember 2025
Titik Kumpul: Pelataran Lapangan Syekh Yusuf
Waktu: Pukul 13.00 WITA – SelesaiTitik
Aksi:
Perempatan Kantor Bupati Gowa,Perbatasan Kota (Batas Kota), Jenderal Lapangan,Jamal Dg. Pasuntik
Pemberitaan Ini adalah sebagai bentuk pemberitahuan resmi kepada publik, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum bahwa Gerakan Pemuda & Mahasiswa Gowa Menggugat berkomitmen mengawal persoalan ini hingga tuntas, demi terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak pada masyarakat. (M.Jufri)















