Bidik-jurnalis.com, Labakkang — Dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pendampingan terhadap pihak sekolah, Bhabinkamtibmas Polsek Labakkang menghadiri rapat dan silaturahmi antara pihak sekolah, orang tua siswa, serta pengurus komite SMAN 13 Pangkep pada Jumat (12/12/2025) pukul 14.30 Wita.
Rapat tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas insiden keracunan massal yang dialami siswa SMAN 13 Pangkep pada Senin, 8 Desember 2025. Sejumlah siswa dilaporkan mengalami sakit perut, mual, dan muntah setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan pada hari tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pengawas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Drs. Sirajuddin, M.Pd., Kepala UPT SMAN 13 Pangkep Drs. H. Muhtar, M.Pd., Ketua Komite Amiruddin Halim, SE, Kepala Katering Hendra, S.Pd, perwakilan dapur gizi, serta para orang tua siswa.
Dalam rapat, orang tua salah satu siswa, Andin, menyampaikan bahwa hingga kini anaknya masih dirawat di Klinik Tonasa II. Selain itu, beberapa siswa disebut mengalami trauma dan enggan makan menggunakan peralatan yang sama dengan perlengkapan makan MBG sebelumnya.
Kapolsek Labakkang AKP Sofyanto, SH, melalui laporan Bhabinkamtibmas, menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan masyarakat merupakan wujud komitmen untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan tertib. Kehadiran polisi juga menjadi bagian dari upaya menjalin kedekatan dengan masyarakat serta memberikan dukungan moral dalam situasi yang sensitif.
Rapat digelar sebagai langkah evaluasi dan penyusunan rencana tindak lanjut terkait penyelenggaraan katering sekolah ke depan, guna memastikan kejadian serupa tidak terulang dan keamanan pangan bagi para siswa dapat terjamin.


















