Bidik-jurnalis.com, Pangkep — Kapolres Pangkep melaksanakan koordinasi intensif bersama unsur TNI, Brimob, dan Polairud dalam rangka memastikan proses evakuasi korban pesawat ATR 42-500 dapat berjalan secara optimal, aman, dan terkoordinasi dengan baik. Kamis (22/01/26)
Koordinasi tersebut dilakukan sebagai bentuk sinergitas lintas instansi dalam penanganan musibah penerbangan, khususnya pada tahap pencarian dan evakuasi korban di lokasi kejadian. Kapolres Pangkep menekankan pentingnya pembagian tugas yang jelas, komunikasi yang efektif, serta kesiapsiagaan personel di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, dibahas pula strategi evakuasi yang disesuaikan dengan kondisi geografis dan cuaca, termasuk pemanfaatan sarana dan prasarana pendukung milik masing-masing instansi, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara.
Kapolres Pangkep AKBP Muhammad Husni Ramli, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla menyampaikan bahwa keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan operasi, tanpa mengesampingkan aspek kemanusiaan terhadap para korban. Seluruh personel yang terlibat diinstruksikan untuk bekerja sesuai prosedur dan mengedepankan profesionalisme.
“Sinergi dan kerja sama yang solid antar instansi sangat dibutuhkan agar proses evakuasi dapat berjalan maksimal dan memberikan hasil yang optimal,” ujar Kapolres Pangkep.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian. Perkembangan situasi dan hasil pelaksanaan di lapangan akan disampaikan secara berkala kepada publik.


















