Bidik-jurnalis.com, PANGKAJENE – Bhabinkamtibmas Polsek Pangkajene Polres Pangkep, AIPTU Amirullah, S.H., menghadiri kegiatan Musyawarah Tani Musim Tanam Gadu Tahun 2026 yang dilaksanakan di Masjid Nurul Yaqin, Kelurahan Bonto Perak, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Senin (09/03/2026) sore.
Kegiatan musyawarah tani tersebut digelar sebagai wadah untuk menyatukan pendapat dan menyepakati langkah bersama seluruh kelompok tani di Kelurahan Bonto Perak dalam menghadapi musim tanam gadu tahun 2026. Dalam pertemuan tersebut dibahas penerapan beberapa sistem tanam, di antaranya sistem tanam Legowo 2:1, Legowo 4:1, tanam pindah, serta pola tanam tabela.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan Danramil Minasatene Serka Ali Jabar, perwakilan BPP Pangkajene Bintang Maraja, S.P., Sekretaris Lurah Bonto Perak Muhammad Nur, S.Sos., Bhabinkamtibmas AIPTU Amirullah, S.H., Babinsa Koptu Sujarman, PPL Kelurahan Bonto Perak Hj. Misbawati, S.P., PPL Kelurahan Pabundukang Siti Nurhaeda, S.P., Ketua KTNA Kelurahan Bonto Perak Muhammad Sakir, S.Sos., Pengamat Hama Kecamatan Minasatene Zaenab, S.P., serta para ketua kelompok tani beserta anggotanya se-Kelurahan Bonto Perak.
Dalam musyawarah tersebut disepakati bahwa rencana turun sawah akan dimulai dengan hambur benih pada dekade ketiga Maret atau mulai tanggal 21 Maret 2026, sedangkan perkiraan masa tanam dijadwalkan pada dekade kedua April atau mulai tanggal 11 April 2026. Hal ini mempertimbangkan perkiraan curah hujan yang diprediksi lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, para petani juga diimbau untuk menyesuaikan penggunaan pupuk dengan kondisi musim, yakni lebih banyak menggunakan pupuk Phonska dan mengurangi penggunaan pupuk Urea.
Adapun jenis bibit padi yang direkomendasikan oleh Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Selatan antara lain Ciliwung, Mekongga, Inpari, dan Cigelis.
Para petani juga diingatkan untuk mewaspadai sejumlah hama yang berpotensi menyerang pada musim tanam gadu, seperti penggerek batang, kresek, blas, wereng, serta tikus, serta menggunakan pestisida sesuai dengan jenis hama yang menyerang tanaman padi.
Di tempat terpisah, Kapolsek Pangkajene IPTU Hasrul, S.Sos., menekankan kepada seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, agar terus aktif memantau wilayah binaannya guna mengetahui perkembangan situasi kamtibmas di tengah masyarakat.
“Bhabinkamtibmas diharapkan selalu hadir di tengah masyarakat serta aktif memonitor berbagai kegiatan di wilayah binaan guna menjaga situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Kegiatan musyawarah tani tersebut berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh kebersamaan antara aparat pemerintah, penyuluh pertanian, serta para petani di Kelurahan Bonto Perak.


















