Bidik Jurnalis, Pinrang – Musyawarah Cabang (Muscab) IX DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pinrang resmi berakhir pada Minggu (26/4/2026). Dalam penutupan tersebut, Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan, H. Ilham A. Fauzi A. Uskara, memberikan instruksi keras agar kepengurusan baru yang terbentuk segera tancap gas menghadapi tahapan Pemilu 2027.
Ilham,, menekankan bahwa struktur organisasi tidak boleh hanya diisi oleh nama-nama tanpa kontribusi nyata. Ia meminta tim formatur selektif dalam memilih pengurus agar mesin partai siap menghadapi verifikasi dan tahapan krusial pemilu mendatang.
“Jangan hanya memasukkan orang untuk memenuhi struktur. Pengurus harus siap bekerja. Tidak boleh sekadar menjadi pajangan,” tegas Ilham.
Sebagai langkah konkret, DPW PPP Sulsel mewajibkan pengurus inti nantinya menandatangani pakta integritas. Poin-poin utama dalam komitmen tersebut meliputi:
“Kelengkapan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput.
Kesiapan infrastruktur kantor partai yang memadai.
Program kerja nyata yang menyentuh masyarakat, seperti penyediaan unit ambulans dan
Persatuan Pasca-Muscab.”
Terkait dinamika internal, Ilham mewanti-wanti agar tidak ada perpecahan setelah Muscab usai. Ia menegaskan bahwa segala perbedaan pendapat harus diselesaikan secara terbuka dan adil guna menjaga soliditas partai.
Pihaknya juga membuka pintu, bagi figur eksternal potensial yang ingin bergabung membesarkan PPP.
Ketua DPC PPP Pinrang demisioner, H.Sahabuddin, secara resmi mengakhiri masa baktinya dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus selama lima tahun terakhir.
“Terima kasih kepada seluruh pengurus yang mendampingi saya. Saya memohon maaf atas segala kekurangan dan berharap kepengurusan ke depan jauh lebih baik untuk mengembalikan kejayaan partai,” pungkas H.Sahabuddin.
(C4L1)














