Bidik-jurnalis.com, Maumere – Festival Olahraga Pelajar Usia Dini 2026 Cabor Kempo dilaksanakan oleh Dispora Kabupaten Ende dan Perkemi Kabupaten Ende, Flores NTT pada tanggal 10 dan 11 Mei 2026.
Peserta dari SIKKA berjumlah 24 Pelajar yang berasal dari dua Dojo dengan distribusi pelajar dari 8 sekolah tingkat SLTP di kabupaten SIKKA yaitu SMPN 1 Maumere (4 kenshi ), SMPN 2 Maumere (1 Kenshi ), SMPK Virgo Fidelis (2 Kenshi ) SMPK Yapenthom 1 Maumere (2kenshi), SMPK Yapenthom 2 Maumere (1 Kenshi ), MTS At Taqwa Maumere (4 kenshi), SMPN Nuba Arat Maumere (1kenshi) dan SMPK Santa Maria Maumere (9 Kenshi )
Dalam format pertandingan mewakili sekolah masing masing, kegiatan melibatkan para Kenshi yang berasal dari 5 Dojo ( tempat latihan ) dari 3 kabupaten, yatu kabupaten Ende yang diwakili dua Dojo, Dojo kantor Bupati Ende, dan Dojo SMK Thomas Morus ) , Kabupaten SIKKA ( yang diwakili oleh dua Dojo yaitu Dojo SMASK Sint Gabriel dan Dojo SMPK Santa Maria ) serta dari kabupaten Ngada yang diwakili oleh Dojo Regina Pacis .
Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan nomor nomor yang dipertandingkan adalah Solo Embu kyu 4, kyu 3, kyu 2 untuk putra / putri, Embu berpasangan putra /putri untuk kyu 3 dan kyu 2, serta nomor kelas randori ( tarung ) kelas 35, 40, 45 untuk putra dan putri.
Keberangkaran Kontingen Shorinji Kempo Kabupaten SIKKA dilepas oleh ketua Perkemi Kabupaten SIKKA, Dominggus J.S. Bolla, S.IP.
Sebelum melepas keberangkatan kontingen pelajar SIKKA , beliau menitipkan amanat kepada para Kenshi untuk berupaya memberikan yang terbaik, mengeluarkan kemampuan terbaik, dengan tetap mengutamakan semangat persaudaraan, sportivitas dan Bushido .
Dojo Sint Gabriel mengutus 24 Kenshi , dan dari Dojo SMPK Santa Maria Maumere mengutus 9 orang atlit.
Keberangkatan kontingen SIKKA difasilitasi oleh Perkemi Kabupaten SIKKA, serta Donasi beberapa pihak sponsor yang sangat peduli pada perkembangan Olahraga Beladiri Kempo di Kabupaten SIKKA , diantaranya oleh Fortress Pintu Baja, dan juga Roxy Swalayan Maumere , tidak terlepas juga dari bantuan dan dukungan dari orang tua Kenshi dan mendukung penuh kegiatan anak anak.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 10 Mei dan ditutup pada tanggal 11 Mei, kegiatan dibuka dan ditutup oleh ketua Perkemi kab. Ende dan Kadispora kabupaten Ende.
Dalam pertandingan selama dua hari yang berlangsung cukup ketat, kontingen kabupaten Sikka berhasil meraih 5 medali emas, 2 medali perak dan 10 medali perunggu. Adapun 5 Medali emas yang diraih, tiga diraih dari nomor randori yaitu randori putri kelas 40kg oleh Sisilia Damtri Pali dari sekolah SMPN1 maumere, Bernadita Pratiwi dari SMPK Santa Maria, Yarond Richard Chana dari SMPN Nuba Arat, dan dua medali emas dari nomor Embu ( keindahan gerakan ) yaitu oleh Aqila Zulfa Arkarna pada nomor Embu Solo Putri Kyu 4, serta dari pasangan Yoachina de Vedruna Chelsea Angelica dan Fransiska Vardiana Triwahyuni pada nomor kelas pertandingan Embu berpasangan putri kyu 2.
Manager official Dojo Sint Gabriel Maumere, Fandranata, ST. Menyatakan harapan optimisme kemajuan Kempo SIKKA kedepannya, dengan jumlah Kenshi yang terus bertambah dengan semangat tanding yang tinggi, kami sangat optimis Kempo SIKKA akan terus berkembang dan berprestasi dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat Bushido.
Manager ofisial dari Dojo SMPK Santa Maria, Novita Widya Ningsi, S.Pd. yang juga adalah sebagai guru pada SMPK Santa Maria, sangat antusias dengan perkembangan pesat Dojo SMP santa Maria yang belum lama berdiri ,namun sudah bisa mengikuti event dan berprestasi. Kedepan, diharapkan anak anak bisa lebih rajin lagi berlatih untuk lebih bisa meningkatkan prestasi kedepannya.
Jon Effendy, CEO dari perusahaan produsen Pintu Baja Fortress yang selama ini sangat mendukung kemajuan beladiri di tanah air menyikapi sangat positif mengenai raihan prestasi anak anak Kempo SIKKA pada Festival olahraga Usia dini di Ende, dan berharap kedepan para Kenshi akan terus berlatih untuk berprestasi pada event event selanjutnya .
Demikian juga Manager Roxy swalayan Maumere, Ronny Lay, yang selalu antusias mendukung perkembangan kempo SIKKA.
Yuvenalis Fernandez














