Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
NTT

Puluhan Perampuan di Ngada Ikut Pelatihan Pembuatan Pakan Fermentasi Untuk Ternak Babi

6
×

Puluhan Perampuan di Ngada Ikut Pelatihan Pembuatan Pakan Fermentasi Untuk Ternak Babi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bidik-jurnali.com,Bajawa- Puluhan Perampuan yang mayoritas ibu rumah tangga di desa Waesae, kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada ikut pelatihan Pembuatan pakan fermentasi dengan menggunakan bahan lokal untuk ternak babi.

Kegiatan pelatihan itu diberi oleh tim dosen fakultas Perternakan Perikanan dan Kelautan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.

Kegiatan itu dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Jumad, 17 Juli 2026 lalu.

Ketua tim dosen Solvi M. Makandolu mengatakan dalam kegiatan itu, timnya memberikan pelatihan Pembuatan pakan fermentasi untuk ternak babi dengan menggunakan bahal lokal yang ada disekitar rumah.

“Karena pakan babi disini cukup mahal, sehingga kita membantu masyarakat agar bisa membuat pakan ternak yang jauh lebih murah,” Ujarnya.

Untuk bisa mendapatkan pakan ternak, ia mengaku masyarakat harus membeli diwilayah lain sehingga harga menjadi sangat mahal.

Secara ekonomi, penggunaan pakan lokal lebih efisien dan tidak mengeluarkan banyak biaya sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya tim memilih pelatihan pakan babi dan sapi setelah melihat potensi peternakan yang cukup besar di desa itu.

Dalam pelatihan itu, Ia mengaku pihak kampus tidak saja mengajarkan komposisi penggunaan bahan lokal untuk pakan ternak, tapi juga mengedukasi masyarakat menjaga kebersihan kandang dan mencegah ternak terjangkit wabah penyakit seperti ASF.

Kepala desa Waesae Petrus Calvin Wake mengatakan meskipun tidak ada warga yang memiliki peternakan babi yang cukup banyak, namun babi sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Tapi hampir setiap keluarga pasti memilki babi dan biasanya di kelola oleh kaum perampuan,” Ujarnya.

Ia mengaku babi menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Ngada khususnya dalam ritual budaya.

Namun beberapa tahun ahkir babi menjadi mahal akibat penyakit ASF.

Persoalan lain yang dihadapi masyarakat yakni harga pakan yang sangat mahal membuat masyarakat sulit menjangkau sehingga beberapa memanfaatkan pakan alternative.

“Bahan juga ini beli di pasar kalau tidak dihitung secara baik pasti rugi,” Pungkasnya.

0Shares
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Example 1000x250 Example 1000x250