Bidik-jurnalis.com, Bajawa- Kementerian pertanian (Kementan) republik Indonesia bakal mencetak 1.235 hektar Sawah Rakyat di kabupaten Ngada.
Hal itu disampaikan Kerala dinas pertanian kabupaten Ngada Fabianus sebastianus Pesek pada kegiatan Laporan Hasil Ahkir Survei Investigasi ( SID) dan Desain Cetak Sawah Rakyat (CSR) . Rabu, 30 Juli 2026.

Fabianus mengatakan program Cetak Sawah itu dilaksanakan di 15 desa yang berada di 8 kecamatan yang ada di kabupaten itu.
Menurutnya sasaran program itu berada di kecamatan so’a yakni desa Libunio dan mengeruda. Kecamatan Bajawa, Desa Pape.
Kecamatan bajawa utara akan di laksanakan di desa uluwae 2, Genamere I, dan Inegena.
Kecamatan Golewa desa Sangadeto, kecamatan Golewa barat, kelurahan manggulewa, desa Sobo I dan Desa Sobo 2.
Kecamatan Wolomeze, desa Wue. Kecamatan Riung, desa Lekosambi timur dan desa Latung.
Dan terahkir Riung barat desa wolomeze dan desa kembang.
Meskipun demikian, Fabianus mengaku, kabupaten Ngada masih memiliki banyak wilayah yang berpotensi dilaksanakan program cetak sawah.
“Lokasi yang belum mendapatkan sasaran, kita akan usulkan percetakan sawah rakyat pada tahun 2027 mendatang,” ujarnya.
Wakil bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu menegaskan program Cetak Sawah Rakyat merupakan salah satu program stratergis nasional yang dicanakan pemerintah pusat dalam mewujudkan swansebada pangan.
“Program ini menjadi bukti nyata bahwa sektor pertanian kembali ditetapkan menjadi sektor yang sangat menentukan kemandirian bangsa,” ujarnya.
Wabup Bernadinus menegaskan pemeritah kabupaten Ngada mendukung dan menyambung positif dengan hadirnya program itu.
Ia menyakini melalui program itu dapat meningkatkan pendapatan dan perekonomian masyarakat khususnya petani.
“Program ini juga ikut meningkatkan perekonomian petani kita di daerah,” ujarnya.





