Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
Maumere

Bertahan di Tenda Terpal dan Karung Bekas, Warga Terisolir Bora Blupur Sikka Melewati Malam Tanpa Listrik

3
×

Bertahan di Tenda Terpal dan Karung Bekas, Warga Terisolir Bora Blupur Sikka Melewati Malam Tanpa Listrik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bidik-jurnalis.com, Maumere – Warga terisolir Kampung Bora Blupur, Desa Bura Bekor, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, NTT, yang terdampak gempa bumi magnitudo 7, 7 di Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026, hingga kini masih bertahan dengan fasilitas seadanya.

Mereka masih mengandalkan tenda darurat berbahan terpal usang dan karung bekas untuk melindungi diri dari panas, malam dan gempa susulan. Warga juga melewati malam di tenda pengungsian tanpa listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Salah seorang warga Bora Blupur, Romana mengaku masih bertahan di tenda karena takut akan gempa susulan serta trauma akibat gempa 1992 yang mengguncang Maumere.

“Masak, mencuci di tenda, malam tidur di tenda, tetapi dingin angin kencang, tidur malam pake lampu pelita, ” ujarnya, Sabtu (22/8/2026).

“Kami tidur juga selalu waspada karena takut ular atau serangga yang masuk ke tenda, ” sambungnya.

Warga sebenarnya sudah menerima bantuan sembako, tikar, selimut, serta air bersih dari pemerintah desa Bura Bekor, namun kondisi tenda darurat mereka masih memperihatinkan.

Ketua RT setempat, Florianus Baba, mengharapkan bantuan tambahan tenda darurat dan obat-obatan.

“Warga memilih mengungsi di tenda karena rumah mereka retak takut rubuh saat terjadi gempa susulan. Daerah ini rawan longsor karena berada di daerah ketinggian. Ada keretakan tanah di tiga titik di area pemukiman warga, ” ujarnya.

Wilayah yang terdampak mencakup RT 014, RT 015, dan RT 016 di Dusun Klotong, Desa Bura Bekor.

Penjabat Kepala Desa Bura Bekor, Antonius Moa menyebut berdasarkan hasil monitoring menunjukkan ada tujuh rumah yang sangat terdampak, dengan dua diantaranya mengalami keretakan parah.

Berdasarkan data penduduk, kebutuhan logistik yang menyebar di tiga posko, Posko 1 yang berada di RT 014 menampung 27 Kepala Keluarga (KK) atau 88 jiwa terdiri dari 44 laki-laki, dan 44 perempuan termasuk 7 bayi/balita.

Posko 2 di RT 015 menampung 20 KK atau 65 jiwa, terdiri dari 32 laki-laki dan 33 perempuan termasuk 2 bayi/balita. Posko 3 di RT 016 menampung 15 KK atau 48 jiwa, terdiri dari 23 laki-laki, dan 25 perempuan termasuk 5 bayi/balita.

Bantuan yang mendesak dibutuhkan meliputi, air minum bersih (6 fiber ukuran 1.200), sembako, perlengkapan mandi cuci, tiga buah terpal, tiga buah profil tank serta minyak tanah.

Bantuan dari Posko BPBD Kabupaten Sikka dan Kecamatan Bola disalurkan pada Kamis (20/8/2026). Pemerintah Desa Bura Bekor telah mendistribusikan logistik tersebut ke tiga posko tingkat RT.

Adapun rincian bantuan yang diserahkan Posko 1 di RT 016, tikar 2 lembar, selimut 3 buah, kantong 15 buah, pop mie 3 dos, susu 10 pcs, beras 5 karung, air Aqua 2 dos, sabun mandi 3 batang, Bimoli 2 pcs berukuran 4 liter, gula aren 5 pcs, telur 4 papan.

Posko 3 di RT 014, tikar 2 lembar, selimut 4 buah, kantong 27 buah, pop mie 3 dos 12 cup, susu 15 pcs, beras 5 karung, air aqua 2 dos, sabun mandi 4 batang, Bimoli 2 pcs berukuran 4 liter, gula aren 5 pcs, telur 4 papan.

Posko 2 di RT 015, tikar 2 lembar, selimut 3 buah, kantong 20 buah, pop mie 3 dos 12 cup, susu 15 pcs, beras 5 karung, air aqua 2 dos, sabun mandi 3 batang, Bimoli 2 pcs berukuran 4 liter, gula aren 5 pcs, telur 4 papan.

Bantuan untuk dari posko Kecamatan, kantong 62 buah, pop mi 10 dos, tikar 6 lembar, selimut 10 buah, beras 16 karung, Bimoli 5, susu 45 pcs, kopi gula aren 15 pcs, telur 2 papan, air aqua 6 dos, sabun mandi 10 batang, gula aren 15.

Warga masih membutuhkan terpal, tikar, sembako, Obat-obatan, dan air bersih.

Kepala Puskesmas Bola, Yusminus mengatakan, tim kesehatan yang bertugas di Bora Blupur telah memberikan pelayanan di tiga posko.

Laporan mengenai kekurangan obat-obatan juga sudah diterima hari ini dan pihaknya berjanji akan segera memenuhinya.

“Bidan Desa yang bertugas di Bora Blupur sudah melakukan pelayanan sejak tiga posko dibentuk, ” ujarnya, Sabtu (22/8).

Berdasarkan laporan petugas, kondisi kesehatan warga saat ini terpantau baik. Iapun mengimbau agar warga yang rentan segera melapor jika membutuhkan pelayanan medis lanjutan.

“Kami siap melakukan penjemputan dengan ambulance, ” ujar Yusminus.

0Shares
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Example 1000x250 Example 1000x250