Bidik-jurnalis.com, PANGKAJENE — Menindaklanjuti video viral terkait perkelahian kelompok yang terjadi di depan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Pangkep pada Kamis (20/8/2026) malam, Unit Reskrim bersama Kanit Intelkam Polsek Pangkajene melaksanakan mediasi terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Mediasi tersebut berlangsung pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya penyelesaian permasalahan sekaligus mencegah terjadinya kembali aksi serupa yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Peristiwa perkelahian kelompok tersebut bermula ketika M. Irsal, 16 tahun, pelajar kelas XI SMAN 1 Pangkep, mengetahui adanya foto antara pacarnya, Tanisa Hasty, dengan seorang laki-laki bernama Arief Febrian alias Feri, 18 tahun.
Irsal kemudian menanyakan hubungan tersebut kepada Tanisa. Tanisa menjelaskan bahwa hubungannya dengan Feri hanya sebatas teman lama. Namun, Irsal yang belum puas dengan penjelasan tersebut kemudian mencari nomor telepon Feri.
Pada Rabu (19/8/2026), Irsal menghubungi Feri melalui perantara Silvia alias Via untuk mengajak bertemu dan mengklarifikasi persoalan tersebut. Keduanya sempat sepakat untuk bertemu di Lapangan Bungoro, namun kemudian lokasi pertemuan disepakati di depan Rujab Bupati Pangkep setelah salat Isya pada Kamis (20/8/2026).
Sekitar pukul 20.00 WITA, Irsal bersama sejumlah rekannya telah berada di depan Rujab Bupati Pangkep. Tak lama kemudian, Feri datang bersama sejumlah rekannya.
Saat kedua pihak bertemu, terjadi pembicaraan yang kemudian berkembang menjadi perselisihan antara Irsal dan Feri. Situasi selanjutnya memicu terjadinya perkelahian antarkelompok.
Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian berupaya melerai kedua kelompok. Setelah situasi berhasil diredam, masing-masing kelompok membubarkan diri dan meninggalkan lokasi.
Dalam mediasi yang digelar Polsek Pangkajene, kedua belah pihak menyampaikan penyesalan atas kejadian tersebut. Mereka sepakat untuk tidak mengulangi perbuatan serupa serta tidak menyimpan dendam satu sama lain.
Kedua pihak juga sepakat saling memaafkan dan menganggap permasalahan tersebut telah selesai secara kekeluargaan.
Mediasi berakhir sekitar pukul 16.00 WITA dalam keadaan aman dan terkendali. Kepolisian mengharapkan kesepakatan tersebut dapat menjadi langkah penyelesaian yang baik serta mencegah terulangnya perkelahian kelompok di wilayah hukum Polsek Pangkajene.














