Bidik-jurnalis.com, Pangkep ā Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) resmi memperingati hari jadinya yang ke-66 tahun. Mengusung tema āSinergi Wujudkan Sumberdaya Kompetitif Menuju Pangkep Hebat Berkelanjutanā, puncak peringatan tersebut digelar secara khidmat di Gedung DPRD Pangkep pada Selasa (14/4/2026).
Acara puncak ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Oktarina. Hadir pula menyambut kedatangan rombongan provinsi, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, Wakil Bupati Abdul Rahman Assagaf, serta jajaran pimpinan daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa Kabupaten Pangkep memiliki posisi dan peran yang sangat strategis di kawasan perkotaan Mamminasata serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi regional.
Gubernur memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam menekan angka kemiskinan secara signifikan, berdasarkan catatan laju penurunan (delta) tahunan di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
āDan catatan kami bahwa Pangkep ini kedua menurunkan kemiskinan, luar biasa pak bupati Pangkep. Dan Pangkep ini berhasil menurunkan dengan turunnya deltanya kedua se-Sulsel,ā ungkap Andi Sudirman Sulaiman.
Selain penekanan angka kemiskinan, apresiasi khusus juga diberikan atas terobosan inovasi lingkungan di Pangkep melalui pembangunan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF). Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi alternatif ini menjadikan Pangkep sebagai pelopor atau daerah pertama di Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur yang memilikinya.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan daerah, Pemerintah Provinsi Sulsel pada momentum HUT ke-66 ini turut menyalurkan bantuan keuangan senilai Rp10 miliar. Bantuan tambahan lainnya juga diserahkan untuk memperkuat sektor pertanian, perumahan, pengembangan UMKM, hingga logistik kebencanaan.
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), dalam pemaparannya menyampaikan bahwa berbagai indikator pembangunan daerah menunjukkan tren positif yang membanggakan.
-
Pertumbuhan Ekonomi: Tercatat stabil di angka 5,00 persen, menempatkan Pangkep dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar ketiga di Sulawesi Selatan serta PDRB per kapita yang mencapai Rp104,70 juta pada tahun 2025.
-
Kesejahteraan Sosial: Angka kemiskinan berhasil ditekan turun menjadi 11,60 persen, sementara angka harapan hidup masyarakat meningkat hingga 73,48 tahun.
-
Kesehatan: Capaian di sektor kesehatan didorong melalui inovasi layanan “Si Jagai” di wilayah daratan serta puskesmas keliling di wilayah kepulauan, yang berhasil mengantarkan Pangkep meraih predikat Universal Health Coverage (UHC) 100 persen.
-
Pendidikan: Pemkab Pangkep menunjukkan komitmen kuat melalui penyediaan seragam sekolah gratis bagi 14.281 siswa SD dan SMP, serta program beasiswa yang menjangkau 5.664 siswa.
Selain capaian mandiri daerah, Pemkab Pangkep juga terus memperkuat sinergi dalam mengawal program-program strategis nasional. Program-program tersebut meliputi pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, pemeriksaan kesehatan gratis, penanganan TBC, perbaikan rumah tidak layak huni, hingga pembentukan koperasi desa/kelurahan Merah Putih.
Peringatan Hari Jadi ke-66 ini menjadi momentum strategis bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan masyarakat Pangkep yang semakin kompetitif, mandiri, dan berkelanjutan.














