Bidik-jurnalis.com, Pangkajene – Akibat curah hujan yang tinggi disertai pasang surut air Sungai Tekolabbua, telah terjadi longsor serta jebolnya dinding/pondasi penahan ombak di Kampung Tekolabbua, Kelurahan Tekolabbua, Kecamatan Pangkajene.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa, lurah, serta staf Kelurahan Tekolabbua turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan. Dari hasil pengecekan, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, panjang pondasi yang mengalami longsor diperkirakan mencapai ±30 meter, dengan total kerugian ditaksir sekitar Rp150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah).
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi dampak lanjutan, mengingat terdapat sejumlah warga yang bermukim di sekitar lokasi kejadian.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Camat Pangkajene Hj. Dasriana, S.Sos., M.M bersama Sekretaris Camat Pangkajene Agussalim, S.E, guna melihat secara langsung kondisi tanggul penahan ombak yang sebelumnya dibangun oleh pihak balai.
Bhabinkamtibmas Bripka Muhammad Akbar, S.H terus memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir Sungai Pangkajene, agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca buruk dan potensi abrasi.
Sementara itu, Kapolsek Pangkajene IPTU Hasrul, S.Sos menekankan kepada Bhabinkamtibmas untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

















