Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
Sikka

BPBD Sikka Bersama Warga Gotong Royong Pulihkan Akses Jalan Pasca Banjir dan Longsor di Kecamatan Paga

3
×

BPBD Sikka Bersama Warga Gotong Royong Pulihkan Akses Jalan Pasca Banjir dan Longsor di Kecamatan Paga

Sebarkan artikel ini
timestampe=1776001671
Example 468x60

Bidik-jurnalis.com, Sikka – Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka bergerak cepat melakukan aksi pembersihan material longsor dan banjir yang menutupi ruas jalan utama di Desa Wolorega dan Desa Rejo, Kecamatan Paga, Jumat (10/4/2026).
​Aksi gotong royong ini difokuskan pada pembersihan material berupa pasir, tanah, kerikil, hingga bongkahan batu berukuran besar yang menutup akses jalan sepanjang kurang lebih 3 kilometer. Material tersebut merupakan dampak bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada 20 Maret 2026 lalu.
​Plt. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sikka, Petrus Poling Wairmahing, memimpin langsung 20 personel TRC dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi ini menjadi langkah tanggap darurat untuk memulihkan akses transportasi bagi 292 warga Desa Wolorega dan 287 warga Desa Rejo yang selama dua pekan terakhir terisolasi.
​”Terima kasih atas partisipasi dan kerja sama masyarakat hari ini. Meskipun pembersihan belum tuntas sepenuhnya karena medan yang cukup berat, kami berkomitmen untuk kembali membantu kapan pun dibutuhkan,” ujar Petrus Poling di sela-sela kegiatan.
​Ia menambahkan bahwa timnya juga akan segera menyasar wilayah lain yang terdampak serupa, seperti di Kecamatan Bola, Talibura, dan Tanawawo.
​Apresiasi Warga dan Pemerintah Desa
​Upaya pembersihan ini disambut baik oleh warga setempat. Theresia Sue, warga Desa Rejo, mengaku bersyukur karena kini akses jalan sudah mulai bisa dilalui kendaraan roda dua. “Selama dua minggu terakhir, kami harus berjalan kaki untuk pergi ke pasar atau ke kampung lain. Sekarang sudah sangat terbantu,” tuturnya.
​Apresiasi senada disampaikan Pj. Kepala Desa Rejo, Benyamin Bani. Ia berterima kasih atas respon cepat BPBD Sikka. Ke depan, ia berencana berkoordinasi dengan PLN terkait tiang listrik yang tumbang serta merencanakan upaya penghijauan di titik-titik rawan guna meminimalisir risiko bencana di masa depan.
​Sementara itu, Sekretaris Desa Wolorega, Petri Selestina Du’a, mengungkapkan bahwa banjir tidak hanya merusak akses jalan, tetapi juga berdampak pada sektor pertanian. “Selain jalan, banyak sawah warga yang terendam dan tanaman kakao tertimbun material longsor,” jelasnya.
​Selain jajaran TRC BPBD Sikka, kegiatan gotong royong ini juga dihadiri oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sikka, Yosef Rikardus, unsur Bhabinkamtibmas, perwakilan PMI Cabang Sikka, utusan Diskominfo Kabupaten Sikka, serta perangkat dusun setempat.
​Di akhir kegiatan, Plt. Kalak BPBD Sikka mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam yang masih bisa terjadi sewaktu-waktu akibat cuaca ekstrem.
​(Yuven Fernandez)

0Shares
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Example 1000x250 Example 1000x250