Bidik-jurnalis.com, Sikka – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sikka Tahun 2027 tingkat Kecamatan Kewapante resmi menetapkan dua sektor utama sebagai usulan prioritas. Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kewapante, Jumat (20/2/2026), bidang pendidikan dan pertanian disepakati sebagai aspirasi krusial yang akan dikawal menuju Musrenbang tingkat Kabupaten Sikka.
Camat Kewapante, Anselmus Moa, menegaskan bahwa penetapan dua program prioritas tersebut merupakan hasil dari proses perencanaan yang matang, mulai dari penggalian gagasan di tingkat dusun hingga musyawarah desa yang telah disahkan melalui berita acara. Ia juga menjelaskan secara terbuka di hadapan peserta bahwa fokus pada dua bidang ini merupakan langkah realistis di tengah tantangan keterbatasan anggaran yang ada.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Camat Kewapante, Fransiskus Seda, S.S., dalam paparan hasil pleno pra-musrenbang merincikan bahwa dua usulan prioritas tersebut mencakup 17 titik kegiatan. Di sektor pendidikan, fokus diarahkan pada rehabilitasi ruang kelas, perpustakaan, pengadaan meubeler sekolah dasar, serta penyediaan alat permainan edukatif untuk Taman Kanak-Kanak (TKK). Sementara itu, di sektor pertanian, usulan dititikberatkan pada pengadaan pupuk dan bibit guna mendukung produktivitas petani lokal.
Wakil Bupati Sikka, Ir. Simon Subandi Supriadi, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut memberikan penekanan bahwa arah pembangunan tahun 2027 tetap mengacu pada RPJMD Kabupaten Sikka 2025-2030. Beberapa program unggulan yang menjadi komitmen pemerintah daerah adalah program “1 KK Miskin Ekstrem 1 Sarjana” serta pembangunan rumah layak huni. Meski pagu anggaran definitif untuk Kecamatan Kewapante belum ditetapkan dan masih menunggu keputusan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di tingkat kabupaten, Wakil Bupati meminta seluruh jajaran tetap optimis.
“Di tengah keterbatasan anggaran, kita harus tetap semangat melaksanakan musrenbang sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan publik pemerintah kepada masyarakat,” tegas Simon Subandi memotivasi para kepala desa dan tokoh masyarakat.
Musrenbang tahun ini mengusung tema “Penguatan Kapasitas dan Sistem Lintas Sektor yang Efektif dan Berkelanjutan”. Selain dihadiri oleh unsur kecamatan dan desa, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Bapperida Kabupaten Sikka, Drs. Ambrosius Peter, MA, perwakilan Dinas PMD, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan. Kehadiran tokoh masyarakat, tokoh pendidik, dan forum anak turut mewarnai jalannya diskusi untuk memastikan pembangunan yang inklusif di Kecamatan Kewapante. (Yuven -Jurnalis Sikka)


















