Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
DAERAHSikka

Perkuat Koperasi, Bupati JPYK Tekankan Transformasi Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Kemandirian Ekonomi Desa

241
×

Perkuat Koperasi, Bupati JPYK Tekankan Transformasi Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Kemandirian Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bidik-jurnalis.com, Sikka – Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, S.E., membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Sumber Daya Manusia Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2025, pada Selasa, 18 November 2025, di Aula Alma, Maumere. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih harus bertransformasi dari sekadar simbol menjadi instrumen nyata pemberdayaan ekonomi rakyat demi kemandirian bangsa dan visi Indonesia Emas 2045.

Bupati Sikka, yang akrab disapa JPYK, menyoroti peran sentral koperasi sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. “Di tengah dinamika ekonomi saat ini, koperasi harus mampu beradaptasi, berinovasi, serta dikelola secara profesional agar tetap menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang kuat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pengurus koperasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar,” kata JPYK.

Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari program yang bertujuan untuk mendorong kemandirian pangan dan pemerataan ekonomi, dengan menjadikan desa sebagai pilar pembangunan Nasional.

Menekan Rantai Distribusi dan Meningkatkan Kesejahteraan

Bupati Sikka turut mengutip penekanan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menyebut Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai mesin penggerak ekonomi rakyat. Fungsi utamanya adalah sebagai pusat produksi dan distribusi di tingkat desa.

“Melalui koperasi desa, kami ingin membangun ekosistem ekonomi yang mandiri dan berkeadilan, berbasis potensi lokal dan kemandirian masyarakat,” tambahnya. Koperasi ini diharapkan menjadi solusi untuk memutus rantai distribusi yang panjang, menekan dominasi perantara, dan secara langsung meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, serta pelaku UMKM di pedesaan.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih membawa manfaat luas, meliputi:

  • Penciptaan lapangan kerja baru di sektor riil pedesaan.

  • Distribusi pendapatan yang lebih merata.

  • Peningkatan ketahanan ekonomi masyarakat desa terhadap gejolak pasar.

  • Inklusi keuangan bagi pelaku usaha mikro.

  • Penurunan angka kemiskinan ekstrem.

Harapan dan Komitmen Peningkatan Kapasitas SDM

Di akhir sambutannya, JPYK menyampaikan harapannya agar pelatihan ini memberikan manfaat besar bagi peningkatan kapasitas dan semangat pengabdian seluruh peserta dalam membangun desa, koperasi, dan bangsa.

“Semoga melalui pelatihan ini, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih semakin maju, mandiri, dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan anggota,” tutup Bupati.

Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perindagkop, Ibu Dr. Yosefina Andia Dekrita, S.E., M.M (Narasumber), Bapak Fransiskus De Fransu, S.Ak., M.Ak (Narasumber), Bapak Ir. Herry J. Jepira, S.E., M.M (Narasumber), para Fasilitator, serta seluruh peserta pelatihan. (YOP)

0Shares
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Example 1000x250 Example 1000x250