Bidik Jurnalis, Pinrang – Ketegangan pecah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Watang Sawitto 2, Pinrang. Sebuah video amatir mendadak viral di media sosial memperlihatkan aksi arogan seorang oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang terekam emosi hingga menunjuk-nunjuk warga di tengah kerumunan.
Kericuhan tersebut, dipicu oleh keresahan warga terkait pengelolaan limbah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dianggap mencemari lingkungan pemukiman sekitar.
“Kami Dukung Programnya, Tapi Jangan Racuni Kami dengan Bau,” ucap
Udin, salah satu warga terdampak,
Menurutnya, kemarahan warga sebenarnya sudah lama terpendam. Aroma tidak sedap dari limbah sisa makanan SPPG Watang Sawitto 2 sangat menyengat dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Kondisi in,i sudah berlangsung lama, tapi tidak ada pembenahan dari pengelola dapur MBG. Bukan cuma bau limbah, suara musik dari lokasi juga bising sampai larut malam,” keluh Udin saat ditemui di kediamannya, Kamis (29/1/2026).
Warga mengaku selama ini mencoba bersabar, karena menghargai program strategis pemerintah tersebut. Namun, karena tidak ada solusi konkret, warga akhirnya melayangkan protes yang justru berujung cekcok dan nyaris adu jotos.
Sementara, pihak pengelola SPPG Watang Sawitto 2, Abdul Rauf, memberikan klarifikasi terkait insiden yang sempat viral di media sosial. Keributan yang terekam dalam video viral itu, hanyalah bentuk kesalahpahaman di lapangan dan kami telah merespons keluhan warga sebelumnya.
“Semua keluhan masyarakat sebenarnya sudah kami atasi, termasuk persoalan limbah yang dikeluhkan itu,” ucapnya singkat.
(C4L1/Srd)















