Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
Pangkep

Sinergitas TNI–Polri Olah TKP Penemuan Mayat di Teras Rumah Empang Desa Pitue Ma’rang

17
×

Sinergitas TNI–Polri Olah TKP Penemuan Mayat di Teras Rumah Empang Desa Pitue Ma’rang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bidik-jurnalis.com, Ma’rang, Pangkep — Sinergitas TNI dan Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait penemuan seorang warga dalam keadaan meninggal dunia di teras rumah empang yang berlokasi di Kampung Jennae, Desa Pitue, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Sabtu (17/01/2026) sekitar pukul 06.00 Wita.

Korban diketahui bernama Hasanuddin (54), seorang nelayan/perikanan, beralamat di Jalan Abdullah RT/RW 001/001, Desa Pitusunggu, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Korban ditemukan meninggal dunia di teras rumah empang miliknya.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa tersebut bermula pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.30 Wita, saat korban meninggalkan rumah menuju tambak empangnya yang berjarak kurang lebih dua kilometer untuk melakukan panen ikan. Namun hingga menjelang waktu salat Subuh, korban tidak kunjung kembali ke rumah.

Sekitar pukul 06.00 Wita, istri korban Rosmini (51) menyusul ke lokasi tambak empang. Setibanya di rumah empang, saksi melihat korban telah terbaring telentang di teras dengan mengenakan sarung dan jaket. Saksi sempat berupaya membangunkan korban, namun tidak mendapatkan respons.

Selanjutnya, saksi kembali ke kampung untuk meminta bantuan keluarga dan warga sekitar. Korban kemudian dijemput oleh keluarga dan tetangga, serta kejadian tersebut dilaporkan kepada pemerintah setempat. Selain Rosmini, saksi lain dalam kejadian ini adalah Fadli (27), wiraswasta, yang juga berdomisili di Desa Pitusunggu, Kecamatan Ma’rang.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Ma’rang bersama unsur TNI dari Koramil 1421-05 Ma’rang mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal terhadap tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Pihak keluarga korban menyatakan menolak dilakukan otopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan otopsi. Keluarga menduga korban meninggal dunia akibat kelelahan usai beraktivitas di tambak empang.

READ  Dukung Mudik Aman, Kapolda Sulsel Bersama Forkopimda Lepas Keberangkatan Bus Mudik Gratis Idul Fitri 1447 H

Penanganan kejadian dilakukan secara humanis dan profesional oleh aparat TNI–Polri. Selama proses berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.

0Shares
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Example 1000x250 Example 1000x250