Bidik-jurnalis.com, Makassar – Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan menghasilkan momentum kemenangan bagi Suwardi Thahir. Ia resmi ditetapkan sebagai Ketua PWI Sulsel periode 2026–2031 setelah terpilih secara aklamasi, menyusul pengunduran diri calon pesaingnya, Amrullah Basri.
Terpilihnya Suwardi menandai berakhirnya proses pemilihan dengan suasana yang kondusif dan penuh optimisme. Di kalangan wartawan Sulsel, Suwardi dikenal sebagai sosok berpengalaman dan berdedikasi tinggi. Ia aktif mengembangkan kompetensi wartawan serta sering menjadi penguji dalam berbagai kegiatan peningkatan profesionalisme jurnalistik.
Dalam pernyataannya usai terpilih, Suwardi menyampaikan visi dan komitmennya untuk membawa PWI Sulsel menuju era baru yang inklusif dan terbuka bagi seluruh anggota.
“Saya termotivasi menjadi Ketua PWI Sulsel karena ingin organisasi ini inklusif, bukan eksklusif. Semua anggota harus merasa memiliki PWI Sulsel,” tegas Suwardi.
Pengunduran diri Amrullah Basri memberikan jalan mulus bagi Suwardi untuk menakhodai PWI Sulsel selama lima tahun ke depan. Keputusan aklamasi ini dianggap sebagai bukti kuat kepercayaan anggota terhadap kepemimpinan dan rekam jejak Suwardi di dunia pers.
Terpilihnya Suwardi juga membawa harapan baru bagi organisasi wartawan tertua di Indonesia ini. Di tengah tantangan dunia pers modern—mulai dari disrupsi digital hingga maraknya informasi tidak terverifikasi—kepemimpinannya diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kualitas SDM wartawan, serta menjaga independensi dan profesionalisme pers di Sulawesi Selatan.
Kini, perhatian tertuju pada program-program strategis Suwardi yang diprediksi akan membawa PWI Sulsel menjadi lebih adaptif, relevan, dan siap menghadapi tantangan zaman.














