Bidik-jurnalis.com, PANGKEP – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKB, H. Havid S. Fasha, S.H., melaksanakan kegiatan reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 di dua lokasi berbeda dalam Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Kamis (3/8/2026). Kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi serta menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait infrastruktur dasar yang belum tuntas.
Titik pertama reses berlangsung di Kelurahan Jagong, Kecamatan Pangkajene. Ratusan warga hadir bersama sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, dan agama. Turut mendampingi Sekretaris DPC PKB Pangkep Danial Abadi, Ketua Perempuan Bangsa Pangkep Hj. Hasrawati H. Sirajuddin, Kapolsek Pangkajene Iptu Hasrul, S.Sos., beserta jajaran pengamanan, serta Lurah Jagong Septia Anshar, S.ST.
Dalam kesempatan itu, H. Havid menegaskan bahwa kehadiran legislator di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan upaya konkret menyelesaikan masalah di lapangan. Ia juga melaporkan progres tindak lanjut aspirasi tahun sebelumnya.
“Tahun lalu saat reses di Kelurahan Anrong Appaka, masyarakat mengeluhkan saluran irigasi. Alhamdulillah, kini pengerjaannya sudah hampir rampung,” ujar H. Havid.
Meski demikian, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah yang tertunda. Berdasarkan laporan warga dan Ketua RW setempat, masalah pendangkalan sungai di muara yang sempat diusulkan hingga ke tingkat bupati ternyata belum diselesaikan secara sempurna meski sudah dikerjakan.
“Kami akan paripurnakan kembali aspirasi mengenai pendangkalan sungai ini dan akan ditinjau ulang turun langsung ke lapangan. Mudah-mudahan bisa segera terselesaikan dengan tuntas,” pungkasnya.
Usai di Kelurahan Jagong, rombongan H. Havid berpindah ke titik kedua di Kampung Bulu-bulu, Kelurahan Anrong Appaka. Di lokasi ini, ratusan warga telah menunggu sejak pagi. Kegiatan dikoordinasikan oleh mantan anggota DPRD Pangkep sekaligus tokoh masyarakat, H. M. Saleh.
Kehadiran wakil rakyat di Anrong Appaka turut disaksikan Wakapolsek Iptu Muh. Saleh, Lurah Bambang Setiadi SM, Babinsa, Babinkamtibmas, serta perangkat kelurahan setempat. Melalui dua titik reses ini, Fraksi PKB DPRD Sulsel berupaya memastikan setiap suara warga didengar dan diperjuangkan penyelesaiannya melalui mekanisme parlemen maupun koordinasi eksekutif.














