Bidik-jurnalis.com, PANGKAJENE — Bhabinkamtibmas Kelurahan Anrong Appaka, Bripka Muhammad Akbar, SH, bersama pemerintah kelurahan dan tenaga kesehatan memberikan edukasi kepada warga Kampung Ujung Rukuk, Kelurahan Anrong Appaka, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, terkait isu yang berkembang mengenai imunisasi di Posyandu.
Kegiatan tersebut dilakukan setelah muncul informasi di tengah masyarakat yang mengaitkan demam yang dialami seorang bayi dengan penggunaan vaksin kedaluwarsa saat pelaksanaan imunisasi di Posyandu pada 7 Agustus 2026.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Bripka Muhammad Akbar berkoordinasi dengan petugas Posyandu dan Bidan Pustu Kelurahan Anrong Appaka, St. Ramdana, S.ST. Dari hasil komunikasi tersebut diperoleh keterangan bahwa pada 7 Agustus 2026 telah dilaksanakan kegiatan Posyandu, termasuk pemberian imunisasi DPT kepada bayi.
Menurut keterangan bidan, bayi sempat mengalami demam setelah imunisasi, namun demam kembali muncul sekitar satu minggu kemudian. Kondisi tersebut kemudian menimbulkan isu di masyarakat yang mengaitkan demam tersebut dengan dugaan penggunaan vaksin kedaluwarsa.
Untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada keluarga bayi dan masyarakat, Bhabinkamtibmas bersama Lurah Anrong Appaka Bambang Muliyadi, SM, Bidan Pustu St. Ramdana, S.ST., serta penanggung jawab imunisasi PKM Bonto Perak turun langsung memberikan edukasi dan penjelasan kepada warga.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diimbau agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Setiap keluhan atau reaksi setelah imunisasi diharapkan dikonsultasikan langsung kepada tenaga kesehatan agar dapat memperoleh penjelasan dan penanganan yang tepat.
Kegiatan edukasi tersebut berlangsung aman dan lancar. Langkah ini sekaligus menjadi upaya Bhabinkamtibmas bersama pemerintah kelurahan dan tenaga kesehatan dalam menjaga ketenangan masyarakat serta mencegah berkembangnya informasi yang dapat menimbulkan keresahan.














