Bidik-jurnalis.com, Pangkep – Bhabinkamtibmas Kelurahan Mappasaile, Polsek Pangkajene, Aipda Ihlas, S.H., bersama Babinsa Serda Asri Ahmad dan Kasi Trantib Kelurahan Mappasaile, Zulfitrah, S.E., berhasil memediasi sengketa batas tanah antara dua warga di Kampung Lempomajang, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Selasa (30/6/2026).
Mediasi yang berlangsung mulai pukul 09.00 Wita itu mempertemukan kedua belah pihak, yakni Sahrina dan Ambo Nai, yang sebelumnya berselisih mengenai ukuran dan batas tanah.
Dalam proses penyelesaian, petugas memeriksa dokumen kepemilikan yang dimiliki masing-masing pihak, kemudian melakukan pengukuran langsung di lokasi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa batas tanah telah sesuai dengan dokumen yang ada sehingga kedua belah pihak menerima hasil tersebut dan sepakat mengakhiri perselisihan secara damai.
Selain memfasilitasi penyelesaian masalah, Aipda Ihlas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Ia mengimbau warga untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk tindak kejahatan, mempererat silaturahmi, serta menghindari tindakan yang berpotensi memicu perselisihan.
Sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas di wilayah binaannya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mappasaile juga secara rutin melakukan pemantauan melalui sistem CCTV yang telah terpasang di 14 titik strategis dan terhubung langsung melalui telepon genggam.
Di tempat terpisah, Kapolsek Pangkajene, IPTU Hasrul, S.Sos., menegaskan kepada seluruh personel, khususnya para Bhabinkamtibmas, agar terus aktif melaksanakan kegiatan sambang kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, dan warga guna mempererat silaturahmi serta menyampaikan imbauan kamtibmas demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
Kegiatan problem solving tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan mediasi ini menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan solusi terhadap setiap persoalan melalui pendekatan humanis, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah setempat dan seluruh elemen Masyarakat














