Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
Barru

Bupati Barru Buka Expo Pengabdian Masyarakat Unhas 2025, Perkuat Sinergi Kampus dan Daerah

95
×

Bupati Barru Buka Expo Pengabdian Masyarakat Unhas 2025, Perkuat Sinergi Kampus dan Daerah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bidik-jurnalis.com, Barru — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., didampingi Wakil Bupati, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., secara resmi membuka Pameran / Expo Program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin (PPMU) 2025 di Lantai 6 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru, Senin (29/9/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya expo tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memiliki makna khusus karena dirinya merupakan alumni Universitas Hasanuddin (Unhas) sehingga pelaksanaan expo di Barru memiliki nilai historis dan emosional tersendiri.

Bupati Andi Ina menegaskan komitmen Pemkab Barru untuk bersinergi dengan Unhas dalam pengembangan potensi daerah, khususnya di bidang pertanian, perikanan, kelautan, dan pariwisata. Ia mencontohkan pengembangan nanas Desa Jangan-Jangan, Kecamatan Pujananting, yang saat ini sudah dikenal luas dan dalam waktu dekat akan diekspor langsung dari Barru.

“Alhamdulillah, insya Allah Barru akan menjadi daerah pertama di Sulawesi Selatan yang mengekspor nanas. Produknya sudah siap, tinggal menunggu waktu pelepasan ekspor oleh Menteri Pertanian. Ini peluang besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Selain nanas, Bupati Andi Ina juga menyoroti potensi peternakan, khususnya penggemukan sapi, yang diharapkan dapat menjadi salah satu sektor unggulan baru. Ia turut mengungkapkan bahwa Barru mendapat kepercayaan mengembangkan varietas unggul padi HMS (Haji Muhammad Soeharto) yang mampu menghasilkan produksi hingga dua kali lipat dibanding padi biasa.

Pada kesempatan itu, Bupati Andi Ina menegaskan kesiapan Pemkab Barru untuk membuka diri bagi para akademisi, peneliti, dan mahasiswa Unhas dalam melaksanakan riset maupun pengabdian masyarakat.

“Kami berharap sinergi ini menghasilkan inovasi nyata, sehingga masyarakat Barru merasakan langsung kehadiran kampus besar seperti Unhas di tengah-tengah mereka,” tegasnya.

READ  Sekda Barru Teken LoI Investasi Rp1,7 Triliun untuk Pembangunan Pabrik Bawang Putih

Di akhir sambutan, Bupati Andi Ina menekankan komitmennya bersama Wakil Bupati untuk menjalankan amanah masyarakat sesuai dengan RPJMD.

“Insya Allah, saya dan Pak Wakil Bupati akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Kami ingin keberhasilan Barru tidak lepas dari dukungan para alumni, dosen, dan civitas akademika Unhas,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menekankan pentingnya riset dan inovasi kampus dalam mendukung pembangunan daerah. Ia juga memaparkan potensi dan tantangan Barru, mulai dari dominasi wilayah hutan lindung, potensi perikanan dan peternakan yang belum optimal, hingga peluang besar yang dimiliki melalui Pelabuhan Garongkong.

Ia memperkenalkan konsep “Ekonomi Berkecukupan” berbasis pemanfaatan lahan kecil, peternakan itik dan ayam, serta kebun sayur, yang ditujukan untuk membantu masyarakat miskin meningkatkan pendapatan dan mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.

Sebelumnya, Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menyampaikan bahwa pengabdian masyarakat tidak boleh sekadar bersifat seremonial, melainkan harus berorientasi pada capaian nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

“Sudah waktunya kita berhitung pada angka yang signifikan, terukur, dan nyata. Dengan jumlah mahasiswa yang semakin banyak, keberadaan Unhas harus benar-benar dibutuhkan, dirasakan, dan dinantikan masyarakat, khususnya di Sulawesi Selatan,” tegasnya.

Rektor juga menegaskan komitmen Unhas memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, termasuk membuka peluang pengembangan program pengabdian hingga tingkat nasional, khususnya di bidang kedokteran, kesehatan, dan ketahanan pangan.

Ketua LPPM Unhas, Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D., Sp.MK(K), dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian tahun ini dilaksanakan serentak di tiga wilayah, yaitu Kabupaten Barru, Kota Parepare, dan Kabupaten Sidrap.

Sebanyak 104 dosen terlibat dalam kegiatan ini, dengan Kabupaten Barru sebagai penerima terbanyak yakni 37 topik pengabdian yang menyentuh berbagai sektor pembangunan.

READ  BARRU — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., meninjau langsung kondisi Masjid Raya, Al Markaz Al Islami Nurussahadah Barru untuk melihat sejumlah fasilitas yang membutuhkan perhatian, sekaligus memastikan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah, Selasa 27/10/2026. Dalam peninjauan tersebut, beberapa bagian menjadi perhatian Bupati, di antaranya tempat wudhu, toilet (WC), plafon, selasar, hingga kondisi halaman masjid yang terlihat gersang dan membutuhkan penataan agar lebih asri. Peninjauan langsung ini menjadi langkah awal untuk melihat kondisi riil fasilitas masjid sekaligus mengidentifikasi bagian-bagian yang perlu mendapatkan perhatian dan pembenahan. Bagi Bupati Andi Ina, Masjid Raya Barru memiliki peran penting sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan masyarakat. Karena itu, kebersihan, kelayakan fasilitas, serta lingkungan masjid yang tertata perlu menjadi perhatian bersama demi menunjang kenyamanan dan kekhusyukan jemaah. Tidak hanya melihat kondisi fisik bangunan, Bupati yang turut didampingi Sekda Barru. Kepala Dinas PUTR Perkim dan Kasat Pol PP Damkar dan Penyelamatan, juga meminta agar diagendakan waktu khusus untuk kembali bertemu dengan panitia pengelola dan jemaah Masjid Raya Barru. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang dialog terbuka bagi Bupati untuk mendengar lebih banyak aspirasi, masukan, serta kebutuhan yang dirasakan langsung oleh panitia dan jemaah terkait pengelolaan maupun pembenahan fasilitas masjid. Langkah ini mencerminkan pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan partisipasi masyarakat. "Dengan mendengar langsung aspirasi para pihak yang sehari-hari beraktivitas di masjid, kebutuhan prioritas diharapkan dapat dipetakan dengan lebih baik.", katanya. Bagi Pemerintah Kabupaten Barru, Masjid Raya bukan sekadar bangunan tempat beribadah, tetapi juga rumah bersama umat yang perlu dijaga, dirawat, dan dibenahi secara berkelanjutan. Melalui peninjauan dan rencana dialog lanjutan tersebut, diharapkan pembenahan Masjid tersebut dapat diarahkan sesuai kebutuhan nyata, sehingga masjid semakin nyaman, bersih, dan asri bagi seluruh jemaah.

Dalam laporannya, Prof. Nasrum menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Barru yang telah memberikan ruang pelaksanaan kegiatan, serta kepada dosen dan mahasiswa yang aktif berperan.

“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut, sehingga hasil riset dan pengabdian civitas akademika Unhas dapat bersinergi dengan program pemerintah daerah untuk memperkuat perekonomian masyarakat,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua DPRD Barru, unsur Forkopimda, Ketua Majelis Wali Amanat Unhas, Ketua Senat Akademik Unhas, para Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, para Dekan Fakultas dan Sekolah Unhas, staf ahli, asisten Setda, para kepala OPD, dan kabag lingkup Pemkab Barru.

0Shares
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Example 1000x250 Example 1000x250