Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
Pangkep

Festival Literasi Pangkep 2026, Bedah Buku Gali Kekayaan Budaya dan Tradisi Lokal

4
×

Festival Literasi Pangkep 2026, Bedah Buku Gali Kekayaan Budaya dan Tradisi Lokal

Sebarkan artikel ini
timestampe=1792562071
Example 468x60

Bidik-jurnalis.com, PANGKEP — Upaya menjaga warisan budaya daerah terus didorong melalui penguatan literasi. Salah satunya diwujudkan dalam kegiatan bedah buku Menuliskan yang Lisan, Sehimpun Esai Lokalitas Pangkep Sulawesi Selatan yang menjadi bagian dari Festival Literasi Pangkep 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di lantai dua Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep, Terminal Baru Bungoro, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Rabu (21/10/2026). Sekitar 100 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, guru, dan pegiat literasi hadir untuk mendalami pentingnya tulisan dalam merawat identitas budaya lokal.

Bedah buku ini tidak sekadar menjadi ruang diskusi tentang karya tulis, tetapi juga sarana menggali kembali kekayaan tradisi lisan, cerita leluhur, serta nilai-nilai kearifan lokal yang tumbuh di tengah masyarakat Pangkep.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep, Abbas Hasan, AP., M.M., yang membuka kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa kemajuan daerah perlu diiringi dengan peningkatan budaya literasi masyarakat.

Menurutnya, Pangkep memiliki kekayaan alam dan wilayah laut yang menjadi kebanggaan daerah. Namun, kekayaan tersebut juga perlu didukung dengan upaya mendokumentasikan sejarah, tradisi, dan pengetahuan lokal agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

“Kita ingin Pangkep tidak hanya kaya akan alam dan lautnya, tapi juga kaya akan literasi. Melalui bedah buku ini, kita belajar menuliskan yang lisan agar cerita-cerita leluhur kita tetap hidup,” ujarnya.

Buku Menuliskan yang Lisan menjadi salah satu bahan bacaan yang mengangkat beragam sisi kehidupan dan lokalitas masyarakat Pangkep. Melalui karya tersebut, tradisi yang selama ini diwariskan secara lisan diharapkan dapat terdokumentasi dengan baik dan menjadi sumber pengetahuan bagi generasi berikutnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Awaluddin dari MAN Pangkep selaku pembina bersama para siswa penggiat literasi. Kehadiran Duta Baca dan pelajar dari berbagai sekolah juga memperlihatkan antusiasme generasi muda dalam mengikuti kegiatan yang berorientasi pada pengembangan wawasan dan kreativitas menulis.

READ  Peringati HUT Humas Polri ke-75, Polres Pangkep Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah

Sejak dimulai pukul 08.00 WITA, diskusi berlangsung interaktif. Para narasumber mengulas isi buku sekaligus mengajak peserta memahami nilai-nilai lokalitas yang dapat dikembangkan menjadi gagasan dan karya tulis.

Peserta juga didorong untuk lebih berani mengangkat pengalaman, tradisi, dan kehidupan masyarakat di lingkungan masing-masing sebagai bahan tulisan yang memiliki nilai edukasi dan budaya.

Festival Literasi Pangkep 2026 mendapat dukungan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Tahun Anggaran 2026.

Melalui kegiatan ini, budaya membaca dan menulis diharapkan semakin berkembang di kalangan generasi muda. Selain meningkatkan kemampuan literasi, kegiatan tersebut juga menjadi langkah untuk menjaga warisan budaya Pangkep agar tetap dikenal, dipelajari, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

0Shares
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Example 1000x250 Example 1000x250