Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
Pangkep

Jembatan Garuda Dibangun di Perbatasan Pangkep-Maros, Akses Warga Tompobulu-Rampe Gading Kian Aman

8
×

Jembatan Garuda Dibangun di Perbatasan Pangkep-Maros, Akses Warga Tompobulu-Rampe Gading Kian Aman

Sebarkan artikel ini
timestampe=1778781280
Example 468x60

Bidik-jurnalis.com, PANGKEP – Setelah lima bulan bertugas di Kabupaten Pangkep, Komandan Kodim 1421/Pangkep Letkol Czi Bhakti Yuhandika langsung turun tangan menjawab keluhan warga perbatasan. Ia menggagas pembangunan Jembatan Garuda di atas Sungai Kalorosingara, Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci.

Jembatan gantung ini menjadi penghubung vital antara Desa Tompobulu, Pangkep, dan Desa Rampe Gading, Kecamatan Mallawa, Maros. Selama bertahun-tahun, warga dua desa itu hanya bisa menyeberang sungai berarus deras dengan risiko tinggi. Orang tua bahkan kerap memikul anak-anak mereka agar selamat sampai ke sekolah.

Kondisi itu terlihat langsung oleh Dandim saat meninjau wilayah perbatasan. Melihat perjuangan warga yang setiap hari mempertaruhkan keselamatan, ia memutuskan membangun jembatan permanen sebagai solusi.

“Bismillahirrahmanirrahim,” ucap Letkol Bhakti saat memulai pengerjaan pada April 2026. Personel Kodim 1421/Pangkep turun langsung bersama warga, bergotong royong mengangkut material dan merakit konstruksi di medan yang menantang.

Kepala Desa Tompobulu Abd Kadir mengaku terharu. Menurutnya, jembatan ini mengakhiri perjuangan panjang masyarakat yang selama ini hidup dalam risiko setiap kali menyeberang. “Kami sangat berterima kasih. Sekarang warga merasa lebih tenang karena sebentar lagi punya akses yang aman,” katanya.

Warga Desa Rampe Gading juga menyambut gembira. Mereka menilai Jembatan Garuda bukan hanya mempermudah aktivitas ekonomi dan pendidikan, tapi juga mempererat hubungan sosial dua daerah.

Selain sebagai akses utama petani, pedagang, dan pelajar, jembatan ini dinilai punya nilai kemanusiaan tinggi. Letaknya di kawasan pegunungan dengan pemandangan hijau dan aliran sungai menjadikan lokasi tersebut berpotensi menjadi destinasi wisata alam baru di perbatasan Pangkep-Maros.

Bagi masyarakat, Jembatan Garuda lebih dari sekadar bangunan fisik. Ini simbol kehadiran negara dan TNI di wilayah terpencil, sekaligus jawaban atas penderitaan warga yang bertahun-tahun bertaruh nyawa di Sungai Kalorosingara.

READ  Perayaan HUT Ke-27 SKST : Memperkuat Solidaritas, Meneguhkan Komitmen Bersama

Dengan berdirinya jembatan, warga berharap akses yang lebih aman akan membuka jalan bagi pendidikan yang lebih baik, perekonomian yang tumbuh, dan persaudaraan antarmasyarakat perbatasan yang semakin kuat.

0Shares
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Example 1000x250 Example 1000x250