Bidik-jurnalis.com, Makassar – Pelantikan Pengurus Wilayah KAMMI Makassar berlangsung di Balai Kota Makassar, Ahad, 4 Oktober 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Meneguhkan Estafet Kepemimpinan, Menguatkan Sinergi Gerakan, Mengakselerasi Kontribusi KAMMI untuk Sulawesi Selatan.”
Momentum pelantikan ini dihadiri sejumlah tokoh dari berbagai unsur, di antaranya Ketua Umum PP KAMMI Ahmad Jundi Khalifatullah, Anggota DPR RI Fraksi PKS Komisi XIII Dr. Hj. Meity Rahmatiah, S.Pd., S.E., M.M., Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sulawesi Selatan Andi Munawir, S.PT., M.M. yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, serta perwakilan KNPI Sulawesi Selatan Sofyan Tamrin.
Hadir pula Dr. A. Irwan Bangsawan, M.Si., selaku Asisten I Pemerintah Kota Makassar yang mewakili Wali Kota Makassar, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar Dr. Fatur Rahim, S.T., M.T., Anggota DPRD Kota Makassar Ustaz Aswar Rasmin, serta Haikal Sulaiman, S.STP., M.M., Kepala Bidang Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Ormas Kesbangpol Provinsi Sulawesi Selatan.
Turut hadir akademisi Ustaz Basri Mahmud, S.KM., Ph.D., para duta Sulawesi Selatan, senior dan alumni KAMMI, serta jajaran kader dan pengurus KAMMI dari berbagai daerah dan komisariat di Sulawesi Selatan.
Ketua Kammi Daerah Makassar menegaskan komitmennya untuk memperkuat kaderisasi dan konsolidasi organisasi, sekaligus mendorong kader agar aktif mengambil peran di tengah masyarakat.
“Amanah ini bukan sekadar tentang memimpin organisasi, tetapi bagaimana kita berjalan bersama, menguatkan kader, dan memastikan setiap langkah KAMMI memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Khusnul Hatimah.
Ia mengatakan, KAMMI Daerah Makassar akan diarahkan menjadi ruang pengembangan kapasitas kader sekaligus wadah untuk melahirkan gagasan dan kerja nyata.
“Musyawarah kerja ini harus menjadi awal dari program yang terarah dan berdampak, bukan sekadar agenda administratif organisasi,” tegasnya.
Melalui kepengurusan periode 2026–2028, KAMMI Daerah Makassar akan memperkuat kaderisasi, memperluas kolaborasi, serta mendorong kontribusi mahasiswa dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan kemasyarakatan.
Pelantikan dan Musyawarah Kerja di Balai Kota Makassar menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk menerjemahkan visi organisasi ke dalam kerja-kerja konkret selama dua tahun mendatang.














