Bidik-jurnalis.com, Barru – Memasuki usia ke-28 tahun, Raodhatul Athfal (RA) Al-Ikhlas Kabupaten Barru meneguhkan komitmennya menjadikan pendidikan akhlak sebagai fondasi pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., dalam peringatan Milad ke-28 yang dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (19/9/2026).
Di hadapan para guru dan orang tua, Bupati Andi Ina menekankan bahwa pendidikan anak usia dini tidak cukup hanya berorientasi pada pengetahuan. Menurutnya, iman, akhlak, keteladanan, dan pembiasaan positif harus ditanamkan sejak awal sebagai bekal anak menghadapi masa depan.
“Banyak teladan dan kebaikan yang telah ditunjukkan Rasulullah. Itulah yang harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Andi Ina.
Ia mengajak guru dan orang tua meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam hal kesabaran mendampingi anak yang sedang berada dalam fase awal pembentukan karakter.
Bupati juga memberi perhatian pada penggunaan gawai oleh anak. Ia mengingatkan orang tua agar tidak menjadikan smartphone sebagai solusi instan ketika anak menangis atau rewel.
“Boleh anak memegang gadget, tetapi harus diawasi. Jangan sampai perkembangan mereka hanya bergantung pada smartphone,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi, perhatian, dan pendampingan langsung dari orang tua memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan dan karakter anak. Pola pendidikan pun perlu tegas, tetapi tetap dibangun dengan kasih sayang sehingga kedisiplinan tidak identik dengan kekerasan.
“Yang paling penting adalah bagaimana pembentukan karakter, iman, dan Islam anak-anak kita diperbaiki. Itu yang nantinya menjadi kekuatan mereka menghadapi masa depan,” katanya.
Di tengah momentum tersebut, Bupati Andi Ina juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Barru atas dukungan terhadap pemerintah daerah. Ia membawa kabar capaian Kabupaten Barru yang meraih Terbaik I kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan tingkat kabupaten se-Sulawesi dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi di Makassar, Jumat (18/9/2026).
Bagi Andi Ina, penghargaan tersebut bukan sekadar capaian, tetapi menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah bersama seluruh perangkat dan masyarakat untuk terus memperkuat kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.
“Ini menjadi penyemangat untuk saya, Pak Wakil, bersama seluruh OPD dan tentu masyarakat kita untuk semakin meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Barru,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, Dr. H. Irman, S.Ag., M.Si., dalam hikmah Maulid mengajak orang tua, guru, yayasan, dan seluruh masyarakat menjadikan RA sebagai “taman spiritual” bagi anak-anak.
Menurutnya, pendidikan sejak dini harus menjadi ruang untuk menanamkan nilai agama, akhlak, kedisiplinan, kecintaan terhadap Al-Qur’an, sekaligus nilai kebangsaan. Keteladanan, kesabaran, dan pembiasaan menjadi kunci dalam proses tersebut.
Ia juga mengapresiasi pembiasaan mengaji, hafalan Al-Qur’an, shalawat, serta pengenalan Pancasila yang dilakukan RA Al-Ikhlas sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang cerdas, berakhlak, religius, dan mencintai bangsa.
Sementara itu, Kepala RA Al-Ikhlas, Nurcahya, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan peringatan Milad ke-28 menjadi momentum untuk kembali meneguhkan kecintaan anak-anak kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak mulia beliau.
“Yang ingin kita tanamkan adalah kecintaan yang mendalam di hati anak-anak kepada Rasulullah SAW, serta meneladani akhlak mulia beliau, kejujuran, kasih sayang, dan ketulusan,” ujarnya.
Ia menyebut perjalanan 28 tahun RA Al-Ikhlas juga menjadi momentum evaluasi sekaligus rasa syukur atas dukungan Kementerian Agama, yayasan, komite, guru, pengawas, dan para orang tua dalam menjaga keberlanjutan pendidikan.
Turut hadir, Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Ketua TP PKK Kabupaten Barru, Kepala BKPSDM, Rektor ITBA Al Gazali Barru, Kasubag TU Kemenag Barru, Kasi Pendidikan Agama Kemenag Barru, Ketua Pokja dan Pengawas Binaan RA Al Ikhlas, Ketua Yayasan RA Al Ikhlas, para orang tua siswa, dan undangan lainnya.














