bidik-jurnalis.com, Pangkep — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mengikuti peresmian operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara nasional yang digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia, Sabtu (16/5/2026).
Peresmian secara nasional tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui sambungan virtual dari pusat kegiatan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Di Kabupaten Pangkep, Desa Batara ditetapkan sebagai lokasi peresmian koperasi percontohan pertama.
Koperasi Merah Putih Desa Batara kini telah memiliki struktur kepengurusan lengkap, yang terdiri atas ketua, sekretaris, bendahara, tiga orang pengawas, serta jajaran anggota yang siap menjalankan roda organisasi dan operasional koperasi.
Pemerintah Kabupaten Pangkep menyambut positif kehadiran program ini sebagai wadah strategis pemberdayaan ekonomi masyarakat. Inisiatif tersebut diyakini mampu mendorong kemandirian desa serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun perekonomian daerah dari tingkat akar rumput.
Wakil Bupati Pangkep, Abd. Rahman Assagaf, mengungkapkan bahwa Kabupaten Pangkep turut ambil bagian dalam gelombang operasionalisasi 1.061 Koperasi Merah Putih yang diresmikan oleh Presiden Prabowo.
“Ini menyatakan bahwa Koperasi Merah Putih sudah eksis di Pangkep,” ujar Rahman, yang turut berharap agar seluruh koperasi lainnya dapat segera menyusul beroperasi.
Sementara itu, Dandim 1421/Pangkep, Letkol Czi Bhakti Yuhandika, memaparkan bahwa pembangunan fisik gerai Koperasi Merah Putih di wilayahnya terus dikebut. Hingga saat ini, sebanyak 37 gerai telah dibangun dengan sebagian di antaranya telah rampung 100 persen.
“Target kita, 37 gerai selesai pada bulan Juli dan direncanakan diresmikan langsung oleh Bapak Presiden pada 16 Agustus mendatang,” jelas Bhakti Yuhandika.
Sebagai informasi, Koperasi Merah Putih merupakan program strategis nasional yang digagas pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi berbasis desa dan kelurahan. Kehadiran program ini diharapkan menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi sekaligus pilar penguatan usaha warga di tingkat lokal.














