bidik-jurnalis.com, Pangkep — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) meluncurkan program bantuan pangan guna meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Iduladha.
Peluncuran program tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), bertempat di halaman Kantor Sekretariat Daerah, Selasa (12/5).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pangkep, Andi Sadda, menjelaskan bahwa total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tercatat dalam program ini mencapai 45.691 jiwa. Sasaran penerima bantuan mengacu pada data Dinas Sosial dengan kategori kesejahteraan Desil 1 hingga Desil 4.
“Jumlah bantuan beras yang disalurkan sebanyak 913.820 kilogram dan minyak goreng sebanyak 182.764 liter,” ujar Andi Sadda.
Ia merinci, setiap penerima mendapatkan alokasi beras sebesar 10 kilogram per bulan. Karena penyaluran kali ini mencakup akumulasi dua bulan (Februari dan Maret), maka setiap KPM menerima total 20 kilogram beras beserta 4 liter minyak goreng.
Lebih lanjut, program ini dirancang tidak hanya untuk meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan harga bahan pokok di pasaran.
“Dengan bantuan ini, diharapkan bisa menghadirkan stabilitas harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan mereka,” tambahnya.
Pemerintah berharap pelaksanaan program berkelanjutan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap penguatan ekonomi warga. Selain itu, langkah tersebut sejalan dengan visi nasional menuju swasembada pangan di mana Indonesia tidak lagi mengimpor beras, dengan Kabupaten Pangkep yang diproyeksikan sebagai salah satu daerah penyangga pangan strategis di Sulawesi Selatan.














