PANGKEP – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan efektivitas penegakan hukum di kewilayahan, Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri menggelar kegiatan penelitian di Aula Endra Dharmalaksana Polres Pangkep, Rabu (28/10/2026) pagi.
Kegiatan penelitian mengangkat tema “Kesesuaian Norma Indeks Penyelidikan dan Penyidikan Tindak Pidana dengan Kebutuhan Operasional Riil Serta Karakteristik Kewilayahan Guna Mewujudkan Efektivitas Penegakan Hukum”.
Mengingat pentingnya aspek kewilayahan, kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari tiga wilayah hukum, yakni Polres Pangkep sebagai tuan rumah, Polres Barru, dan Polres Maros.
Tim Peneliti Puslitbang Polri dipimpin langsung Ketua Tim Kombes Pol Muh. Fauzi, S.I.K., M.Si., didampingi Sekretaris Tim AKBP Arianto Salkery, Konsultan M. Nurhasyim, serta Anggota Tim Penata Dhanny Irawan. Kedatangan tim disambut Wakapolres Pangkep Kompol Sudarmin, S.Sos., yang mewakili Kapolres Pangkep sekaligus membuka kegiatan.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Tim Puslitbang Polri. Diharapkan penelitian ini mampu memberikan rekomendasi strategis agar operasional penyelidikan dan penyidikan tindak pidana di wilayah kami semakin adaptif, tepat sasaran, dan sesuai dengan karakteristik daerah masing-masing,” ujar Kompol Sudarmin.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa, penayangan video pengantar penelitian, sambutan, dan sesi foto bersama. Setelah pembukaan resmi, agenda dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung interaktif.
FGD melibatkan peserta yang memiliki kaitan langsung dengan fungsi penegakan hukum dari ketiga Polres, meliputi jajaran Kabag Ren, Kasat Reskrim beserta para Kanit, Kasat Resnarkoba beserta para Kanit, Kasat Polairud dan Kanit Gakkum, serta perwakilan tiga Kapolsek bersama tiga Kanit Reskrim dari masing-masing Polres.
Melalui diskusi dan pengumpulan data ini, Puslitbang Polri berharap dapat memetakan kebutuhan operasional riil para penyidik di lapangan. Hasil penelitian ini nantinya akan menjadi bahan masukan bagi pimpinan Polri dalam merumuskan kebijakan yang lebih proporsional guna mewujudkan keadilan dan penegakan hukum yang presisi di seluruh wilayah Indonesia.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita tersebut berjalan tertib, lancar dan penuh antusiasme dari para peserta.














