Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
Pangkep

Wamenkes Apresiasi Pangkep, Desa Siaga TB 100 Persen Siap Jadi Percontohan Nasional

5
×

Wamenkes Apresiasi Pangkep, Desa Siaga TB 100 Persen Siap Jadi Percontohan Nasional

Sebarkan artikel ini
timestampe=1786097049
Example 468x60

Bidik-jurnalis.com, PANGKEP – Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) kembali menorehkan prestasi di bidang kesehatan. Kabupaten ini mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, atas keberhasilannya membentuk Desa Siaga Tuberkulosis (TB) di seluruh desa dan kelurahan atau mencapai 100 persen. Capaian tersebut bahkan dinilai layak menjadi percontohan nasional untuk tingkat kabupaten.

Apresiasi itu disampaikan saat Wakil Menteri Kesehatan bersama Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Jumat (7/8/2026). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau pelaksanaan skrining tuberkulosis (TB) yang terintegrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Rombongan disambut langsung oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, Hj. Herlina, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam kunjungan tersebut, Wamenkes meninjau pelaksanaan skrining TB menggunakan portable X-Ray sekaligus berdialog dengan tenaga kesehatan dan masyarakat terkait upaya deteksi dini penyakit tuberkulosis di Kabupaten Pangkep.

Benjamin mengaku terkesan dengan capaian Desa Siaga TB di Pangkep yang telah mencapai 100 persen. Menurutnya, angka tersebut jauh melampaui rata-rata nasional yang saat ini baru sekitar 11 persen.

“Kami sangat kaget karena Pangkep telah membentuk Desa Siaga TB hingga 100 persen. Ini merupakan prestasi yang luar biasa, karena secara nasional baru sekitar 11 persen. Pangkep akan kami jadikan percontohan nasional untuk tingkat kabupaten. Saya bersama Pak Wakil Menteri Dalam Negeri sangat kagum melihat cara kerja yang dilakukan di sini,” ujarnya.

Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, puskesmas, hingga pemerintah desa dan kelurahan dalam menjalankan program pengendalian tuberkulosis.

READ  Wujud Empati, Bhabinkamtibmas Polsek Pangkajene Hadiri Takziah dan Sampaikan Imbauan Kamtibmas

Benjamin menjelaskan, kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat mempercepat eliminasi tuberkulosis melalui integrasi Program Cek Kesehatan Gratis dengan skrining TB menggunakan pemeriksaan X-Ray, sehingga kasus dapat ditemukan lebih dini dan segera ditangani.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pemeriksaan terhadap seluruh anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien TB. Menurutnya, meskipun tingkat keberhasilan pengobatan TB di Indonesia telah mencapai lebih dari 90 persen, upaya pencegahan melalui skrining kontak serumah dan pemberian terapi pencegahan masih harus terus diperkuat.

“Kalau ada yang sakit TB, seluruh anggota keluarganya harus diperiksa. Yang tidak sakit perlu diberikan obat pencegahan, sedangkan yang sakit harus segera diobati. Saya meminta dukungan Pak Bupati dan Kepala Dinas Kesehatan agar pemberian obat pencegahan terus ditingkatkan. Ini merupakan salah satu cara paling efektif untuk menurunkan angka kasus TB di Indonesia,” tegasnya.

Keberhasilan Pangkep membentuk Desa Siaga TB secara menyeluruh menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional eliminasi tuberkulosis. Capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam memperkuat deteksi dini, pencegahan, dan penanganan TB secara terpadu.

0Shares
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Example 1000x250 Example 1000x250