Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
Sikka

Musancab PDIP Sikka, AHP: Terlibat Politik Harus Ada Rasa Berbuat untuk Rakyat

3
×

Musancab PDIP Sikka, AHP: Terlibat Politik Harus Ada Rasa Berbuat untuk Rakyat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bidik-jurnalis.com,  Sikka – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai PDIP Kabupaten Sikka menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dan Pendidikan Politik bagi seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) sekabupaten Sikka pada Rabu, (29/4/2026) di aula sekretariat PDIP Sikka.

Hadi pada kegiatan itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Andreas Hugo Parera (AHP), Ketua DPD PDI-P NTT, Yunus Takandewa bersama pengurus, Ketua DPC PDI-P Kabupaten Sikka, Fransiskus Roberto Diogo serta pengurus PAC se-kabupaten Sikka.

Ketua DPP PDI-P Bidang Organisasi dan Keanggotaan, AHP menegaskan, sebagai pengurus partai, tidak hanya mengurus diri sendiri melainkan bekerja mengurus negara atau masyarakat.

“Ketika kita terlibat dalam politik, harus ada rasa berbuat sesuatu untuk rakyat. Mau jadi politisi adalah panggilan. Bukan sekedar untuk mencari jabatan atau kekuasaan, ” tandasnya.

Sebagai pengurus partai di tingkat kecamatan terutama yang berusia muda diharapkan mampu membawa inovasi dalam pola kampanye dan pendekatan kepada pemilih pemula.

AHP menekankan tiga hal penting yang harus dilakukan pengurus partai yakni, melakukan komunikasi politik, bicara dengan masyarakat, memberikan akses dan advokasi untuk masyarakat.

“Itu yang harus kita lakukan sebagai politisi, mengabdi untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi, ” ujarnya.

Ketua DPD PDI-P NTT, Yunus Takandewa mengatakan, kabupaten Sikka memiliki peran strategis dalam peta politik di NTT.
Politik di Sikka adalah barometer politik NTT.

“Maka kita harus menjaga watak asli partai ini sebagai partai wong cilik. Kita bukan partai yang baru sibuk saat pemilu saja, tetapi kita harus hadir untuk rakyat setiap saat, ” tegasnya.

Yunus mengingatkan kepada setiap pengurus partai harus mampu memenuhi empat indikator kinerja utama yang menjadi tolak ukur internal partai, yakni aspek elektoral, organisasi, komunikasi publik, dan tata kelola.

READ  Tingkatkan Pengamanan, Polres Sikka Latih Satpam Gada Pratama Gelombang VIII

Kempat aspek tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat posisi partai ditengah politik yang terus berkembang.

Yunus menekankan pentingnya perubahan cara kerja kader partai ditengah perkembangan jaman semakin cepat, khususnya diera digital.

“Untuk memenangkan hati rakyat, khususnya milineal dan Gen Z di era digital, kader tidak bisa lagi bekerja secara konvensional atau menggunakan cara-cara lama yang kurang efektif, ” tegasnya.

0Shares
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Example 1000x250 Example 1000x250