Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
Sikka

Pemkab Sikka Gandeng PT. FTF Globalindo Revitalisasi Taman Monumen Tsunami

3
×

Pemkab Sikka Gandeng PT. FTF Globalindo Revitalisasi Taman Monumen Tsunami

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bidik-jurnaalis.com, Sikka – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka menjalin kerjasama dengan PT FTF Globalindo untuk mengelola dan merevitalisasi Taman Kota Monumen Tsunami Maumere.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Sikka dan PT FTF Globalindo yang berlangsung di Ruang Rapat Iligai Kantor Bupati Sikka, Selasa, 12 Mei 2026.

Bupati Sikka menyampaikan terimakasih kepada manajemen PT FTF Globalindo yang telah sukses mengelola sistem e-retribusi parkir digital.

“Terkait rencana pengembangan Taman Kota Monumen Tsunami oleh PT FTF Globalindo, saya mendukung setelah mencermati visi dan misi perusahaan yang berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah, ” ujarnya.

Juventus meminta semua perangkat daerah terkait untuk segera menyelesaikan administrasi sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku guna mencegah kendala di kemudian hari.

Direktur PT FTF Globalindo, Bangun Jocelyn Tobing memaparkan konsep penataan ulang fisk taman kota untuk mengembalikan fungsi dan bentuk aslinya.

Area tersebut juga akan dilengkapi lokasi UMKM, tempat bermain anak-anak, restoran kecil, mini market dan panggung hiburan mini untuk umum.

Menurut Jocelyn Tobing, Taman Kota Monumen Tsunami didirikan sebagai tanda peringatan atas tragedi gempa bumi dahsyat yang melanda kabupaten Sikka pada 12 Desember 1992 silam.

“Taman kota Monumen Tsunami memiliki makna historis, edukatif, dan sosial yang mendalam bagi lintas generasi, ” paparnya.

Kata Joeclyn Tobing, Taman Kota Monumen Tsunami saat ini menghadapi tantangan yang signifikan akibat terbatasnya fasilitas, kurangnya pemeliharaan serta minimnya keterlibatan masyarakat.

Oleh karena itu, diperlukan revitalisasi untuk mengembalikan fungsinya sebagai ruang terbuka hijau yang hidup, aktif, dan bermanfaat bagi masyarakat Maumere.

“Saat ini, taman kota kurang terawat, fasilitas terbatas, serta infrastruktur olahraga dan rekreasi belum tersedia, ditambah pencahayaan kurang memadai di malam hari, ” kata Joeclyn Tobing.

Ia menjelaskan, tujuan revitalisasi dan pengembangan Taman Kota Monumen Tsunami oleh PT FTF globalindo pada dasarnya untuk mengembalikan monumen pasif menjadi ruang hidup (memorial plus edukasi plus wisata dan plus ekonomi).

Peningkatkan kunjungan ke monumen tsunami akan memajukan sektor UMKM (Kuliner, Souvenir, Guide Local) serta mendorong penataan ruang kota yang lebih baik untuk menjadikan taman kota monumen tsunami sebagai pusat edukasi dan mitigasi bencana.

Adapun prospek pendapatan dari pengelolaan taman kota monumen tsunami menurut Direktur Globalindo yakni, pendapatan mini storel coffee shop, retribusi parkir, sewa titik reklame (baliho/neon box/spanduk).

Pendapatan bazar, CFD/CFN, night market dan even-even lainnya bersama dari mitra (lembaga keuangan, brand produk makanan/minuman dan lainya) serta serta naming right sponsor.

Sedangkan prospek pendapatan bagi investor dari kerjasama kerjasama Build, Operate & Transfer (BOT) dengan Pemerintah Kabupaten Sikka selama 25 tahun meliputi pendapatan sewa tenant, mini store/coffee shop serta retribusi parkir.

“Jangka waktu kerjasama yang ditawarkan oleh PT FTF globalindo berlangsung selama 25 tahun. Pemeliharaan Taman Tsunami selama masa kerjasama di tanggung oleh pihak investor, dalam hal ini PT FTF globalindo, ” ujar Joeclyn Tobing.

Sesuai rencana, fasilitas yang direvitalisasi oleh PT FTF Globalindo di area taman kota monumen tsunami dibagi menjadi dua tahap.

Tahap pertama meliputi perbaikan tembok monumen, penambahan informasi sejarah tsunami, penutupan dua kolam, penambahan lampu taman, perbaikan jalan dan keramik.

Perawatan tanaman, penambahan kursi taman, renovasi gapura menjadi gaya minimalis, pembuatan spot foto serta penyediaan mini storel coffee shop dan peningkatan keamanan.

Tahap kedua meliputi pembangunan Foodcourt, Merchandise Store dan Minimarket Express dengan konsep Fix tenant yang menampung sekitar 16 tenant F&B maupun merchandise.

Selain itu, dibangun juga toilet, gudang, area bermain anak serta panggung untuk hiburan untuk live music dan even. Fasilitas lain yang mencakup area olahraga (basket/volly multi fungsi), area UMKM, spot foto, wall of fame Maumere, dan area parkir serta reklame juga akan dibangun untuk menciptakan pusat kuliner baru di Kota Maumere.

0Shares
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Example 1000x250 Example 1000x250