Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
DAERAHPinrang

Wabup Pinrang Tekankan Gotong Royong dan Kebijakan Inklusif di Hari Lahir Pancasila

5
×

Wabup Pinrang Tekankan Gotong Royong dan Kebijakan Inklusif di Hari Lahir Pancasila

Sebarkan artikel ini

Daerah

Example 468x60

Bidik Jurnalis, Pinrang – Nilai-nilai Pancasila diharapkan tidak hanya menjadi dasar negara yang dihafalkan, melainkan benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, demi menciptakan masyarakat yang harmonis, sejahtera, dan saling menghargai. Pesan kuat tersebut menjadi inti dari peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat Kabupaten Pinrang yang digelar di Halaman Kantor Bupati Pinrang, Selasa (2/6/2026).

Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., membacakan amanat tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Wabup Pinrang pada moment tersebut, menekankan pentingnya aksi nyata penerapan Pancasila di tengah keberagaman, bukan sekadar seremonial.

​Dalam amanat Kepala BPIP yang dibacakan Wabup Sudirman, ditegaskan bahwa momentum tahunan ini harus menjadi refleksi untuk memperkuat komitmen kebangsaan. Nilai-nilai luhur Pancasila dinilai sangat relevan dalam membentengi masyarakat dari dinamika global saat ini.

Pancasila, menjadi kompas dalam menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika sosial kemasyarakatan. Menuntut masyarakat untuk tetap toleran dan mengedepankan semangat gotong royong.

Menjaga persatuan di tengah perbedaan suku, budaya, agama, dan latar belakang sosial.

​Amanat tersebut, juga menggarisbawahi peran penting pemerintah daerah dan generasi penerus dalam mengawal ideologi negara.

Bagi Pemerintah Daerah, Kepala BPIP menitipkan pesan agar setiap kebijakan yang dilahirkan senantiasa, berlandaskan nilai keadilan sosial dan memberikan pelayanan publik yang inklusif.

Melindungi kelompok masyarakat yang rentan, tegas dalam mencegah tumbuhnya intoleransi dan paham yang mengancam persatuan.

Sementara bagi Generasi Muda, mereka diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup sehari-hari, mulai dari menghormati sesama hingga membangun semangat kebersamaan, bukan sekadar melihatnya sebagai bagian dari sejarah masa lalu.

​Di tingkat internasional, Indonesia diharapkan terus aktif mengambil peran dalam menciptakan perdamaian dunia dan stabilitas kawasan melalui berbagai upaya kemanusiaan sesuai amanat konstitusi.

Sebagai penutup, momentum Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pinrang, untuk memperkuat gotong royong. Sinergi ini penting demi membangun daerah yang aman, damai, maju, dan sejahtera secara berkelanjutan.

Kegiatan turut dihadiri, Kapolres Pinrang diwakili oleh Wakapolres Pinrang AKBP Muhammad Yusuf Badu, S.H., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat Pemerintah Daerah, serta berbagai Elemen masyarakat.
(C4L1)

 

0Shares
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Example 1000x250 Example 1000x250