Bidik-jurnalis.com, Buleleng – Semangat hidup sehat terlihat dari antusiasme ribuan peserta yang memadati Lapangan Sepak Bola Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA) dalam kegiatan BPJS Kesehatan Fun Run 2026, Minggu(24/05).
Berkolaborasi dengan Universitas Pendidikan Ganesha dan Komunitas Lari Early Miles. BPJS Kesehatan Fun Run 2026 sebagai salah satu upaya nyata BPJS Kesehatan dalam mengajak
masyarakat menerapkan Gaya Hidup Sehat melalui aktvitas fisik yang menyenangkan sekaligus meningkatkan
edukasi dan pemahaman Masyarakat terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Menjaga kesehatan dapat dimulai dari langkah sederhana, salah satunya dengan rutin melakukan aktivitas
fisik seperti olahraga lari,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito.
Olahraga memiliki manfaat besar dalam menjaga kesehatan jantung, mengontrol gula darah, serta menurunkan risiko penyakit kronis seperti Diabetes Melitus (DM) dan Hipertensi (HT) yang kini semakinbanyak dialami usia produktif.
“Penyakit kronis saat ini bukan lagi hanya dialami usia lanjut, tetapi juga mulai banyak ditemukan pada usia
muda dan produktif. Karena itu, kami terus mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat
melalui aktivitas fisik rutin, menjaga pola makan, menjaga Kesehatan mental serta melakukan skrining kesehatan sejak dini,” ujar Pujo.
Ia mengungkapkan terjadi tren peningkatan kasus Diabetes Melitus (DM) dan Hipertensi (HT) dalam beberapa tahun terakhir, khususnya pada kelompok usia di bawah 45 tahun. Berdasarkan data periode 2021–2025,
jumlah peserta JKN yang terdiagnosis DM meningkat dari 240 ribu kasus menjadi lebih dari 401 ribu kasus
atau naik sekitar 67,4 persen.
Sementara itu, kasus hipertensi meningkat dari 706 ribu kasus menjadi lebih dari 1 juta kasus atau mengalami kenaikan sekitar 43,9 persen. Sejalan dengan peningkatan kasus, pembiayaan pelayanan kesehatan untuk penyakit DM dan HT juga terus mengalami kenaikan.
BPJS Kesehatan mencatat pembiayaan DM meningkat dari Rp3,9 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp8,7 triliun pada tahun 2025. Sedangkan pembiayaan hipertensi meningkat dari Rp6,2 triliun
menjadi Rp15,1 triliun pada periode yang sama.
Secara kumulatif, sejak 2014 hingga 2025 BPJS Kesehatan telah mengeluarkan sekitar Rp151,4 triliun untuk pembiayaan penyakit DM dan HT.
Penyakit kronis dapat dicegah melalui perubahan pola hidup sehat dan deteksi dini kesehatan secara rutin.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau memanfaatkan layanan skrining kesehatan yang tersedia di fasilitas
kesehatan maupun melalui Aplikasi Mobile JKN.
“Sekarang masyarakat semakin mudah mengakses layanan kesehatan digital melalui Aplikasi Mobile JKN. Di dalamnya tersedia berbagai fitur seperti antrean online, informasi peserta, hingga skrining riwayat kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendeteksi faktor risiko penyakit sejak dini,” tambah Pujo.
Turut menyemarakkan kegiatan Fun Run tersebut hadir Sekretaris Daerah Buleleng, Gede Suyasa, jajaran
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), stakeholder, mitra BPJS Kesehatan, mahasiswa, komunitas
lari, tenaga kesehatan, serta masyarakat umum yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Fun Run ini karena tidak hanya mengajak masyarakat untuk
menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam
meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujar Gede.
Wakil Rektor 3 Universitas Pendidikan Ganesha, I Ketut Sudiana juga menyampaikan dukungannya terhadap
pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kampanye hidup sehat menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran kesehatan sejak usia produktif.
“Prolanis Muda hadir sebagai upaya promotif dan preventif bagi peserta JKN usia produktif di bawah 45 tahun
yang memiliki risiko atau telah terdiagnosis penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi. Melalui program
ini, kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini agar komplikasi penyakit
kronis dapat dicegah,” ujar Moh. Taufiqurrahmann (33), peserta Prolanis Muda yang turut hadir dalam
kegiatan tersebut.
Selain Fun Run 5K, kegiatan juga diramaikan dengan pemeriksaan kesehatan dan skrining kesehatan,
edukasi Program JKN, zumba bersama, booth UMKM, serta berbagai aktivitas interaktif lainnya.
Pada kesempatan tersebut, BPJS Kesehatan juga mengajak masyarakat untuk menjaga keaktifan kepesertaan JKN melalui pembayaran iuran secara rutin dan tepat waktu.
Mendorong upaya promotif danpreventif melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis yaitu Prolanis Muda bagi kelompok usia produktif semakin peduli terhadap kesehatan sejak dini. Serta memanfaatkan Program JKN dan layanan digital kesehatan secara optimal demi mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.














