Bidik-jurnalis,com, Maumere – Pelindo Cabang Maumere menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk pembangunan Gereja Stasi Santa Maria Perumnas Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Jumat (18/9/2026).
Bantuan berupa dana senilai Rp 25.000.000 diserahkan secara simbolis kepada Ketua Panitia Pembangunan Gereja Stasi Santa Maria Perumnas, Petrus Nong Meak di lokasi pembangunan gereja.
Penyerahan bantuan tersebut disaksikan oleh Ketua Stasi Santa Maria Perumnas Maumere, Fransiskus Xaverius Made Botha, Bendahara Pembangunan Gereja serta sejumlah umat yang turut hadir.
General Manager (GM) Pelindo Maumere, Angga Adi Prebawa mengatakan penyerahan ini merupakan bantuan tahap kedua sebelumnya tahap pertama telah diserahkan senilai Rp 8.000.000.
“Penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pelindo sebagai bagian dari Danantara untuk membantu masyarakat yang ada di wilayah sekitar Pelabuhan Laurentius Say Maumere, ” ujar Angga.
Pihaknya berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kelancaran penyelesaian pembangunan gedung gereja sebagai fasilitas umum peribadatan masyarakat setempat.
Ketua Panitia Pembangunan Gereja Stasi Santa Maria Perumnas Maumere, Petrus Nong Meak menyampaikan terimakasih atas dukungan yang terus diberikan oleh Pelindo demi keberlanjutan pembangunan fisik gereja
Menurutnya, dengan adanya bantuan dari Pelindo, pihaknya merasa sangat terbantu karena saat ini pembangunan gedung gereja agak terhambat akibat kekurangan dana.
“Bantuan ini sudah tahap kedua, jadi kami merasa sangat terbantu sehingga proses pembangunan gedung gereja ini bisa diselesaikan secepatnya, ” ujar Petrus.
Ia menambahkan, kondisi pembangunan fisik gedung gereja saat ini sudah mencapai 70 persen, mulai proses awal sampai dengan penyelesaian.
Pihaknya juga menargetkan pembangunan gedung gereja ini selesai pada tahun 2027 sebelum hari raya Paskah.
Ketua Stasi Santa Maria Perumnas Maumere, Fransiskus Xaverius Made Botha mengungkapkan, keterlibatan umat stasi Santa Maria Perumnas sangat baik sejak awal pembangunan gedung gereja hingga saat ini.
Antusiasme ini karena didorong oleh kerinduan umat memiliki rumah ibadah yang layak dan representatif. Sebagai bentuk dukungan nyata, setiap Kepala Keluarga (KK) sepakat menyumbang Rp 1.000.000 per tahun.
“Sebagai besar sudah menyumbang per tahap RP 1.000.000 dan sekarang sudah masuk tahap ketiga. Total dana swadaya yang terkumpul dari umat stasi sudah mencapai sekitar Rp 1.000.000.000, sementara sisanya akan dicari oleh panitia, ” kata Fransiskus.
Pihaknya berharap umat yang belum melaksanakan kontribusinya untuk segera berpartisipasi, sehingga target penyelesaian pembangunan gedung gereja yang direncanakan selesai sebelum hari raya Paskah tahun 2027 dapat tercapai.
Penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh Bendahara Pembangunan Gereja Stasi Santa Maria Perumnas Maumere beserta umat dan sejumlah Ketua Lingkungan.














